Cara Menanam Jeruk Nipis Dari Biji / Batang (Stek) Agar Cepat Berbuah

Cara Menanam Jeruk Nipis Dari Biji / Batang (Stek) Di Polybag Agar Cepat Berbuah - eruk nipis sering digunakan untuk minuman, campuran masakan atau perawatan wajah. Jeruk nipis merupakan salah satu jenis jeruk yang mudah ditemukan di indonesia. Memiliki kandungan vitamin C tinggi dan harganya murah. Dibandingkan dengan jenis jeruk lainnya, jeruk nipis lebih banyak dikonsumsi untuk minuman. Daripada harus membeli di pasar terus menerus, lebih baik menanam jeruk nipis sendiri di rumah. Anda bisa menanam di pot dan bisa memanen sesuka hati. Tetapi bila ingin mendapatkan keuntungan besar, anda bisa membudidayakannya dalam jumlah besar. Oleh karena itu kita akan membahas dengan lengkap cara menanam jeruk nipis.

1. Pengenalan Jeruk Nipis

Banyak orang yang tahu jeruk nipis, tetapi sedikit orang yang tahu sejarahnya. Asal buah ini memang tidak diketahui dengan pasti. Tetapi banyak ditemukan di daerah asia dan amerika tengah. Di indonesia banyak yang mengenalnya dengan jeruk pecel. Mampu hidup di dataran rendah dan dataran rendah, sampai ketinggian 1000 meter dari permukaan laut. Jadi jeruk nipis ini termasuk jenis buah yang mampu hidup di mana saja, asalkan mendapatkan sinar matahari dan air yang cukup.

2. Jenis Jeruk Nipis

Jeruk nipis hanya memiliki satu jenis saja, yaitu jeruk nipis itu sendiri. Jeruk nipis memiliki nama ilmiah Citrus Aurantium, Memiliki bentuk bulat kecil, kulit berwarna hijau kekuningan dan memiliki rasa yang asam. Untuk buah jeruk sendiri, memiliki jenis yang banyak sekali. Termasuk jeruk nipis salah satunya. Kurang lebih ada puluhan jenis jeruk nipis yang ada di dunia ini. Dengan rasa, bentuk dan kegunaan yang berbeda-beda.

3. Manfaat Jeruk Nipis Bagi Kesehatan

Walaupun memiliki bentuk yang kecil dan harga murah, jeruk nipis memiliki manfaat bagi kesehatan. Kandungan vitamin c, asam folat dan nutrisi lainnya sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Berikut ini manfaat jeruk nipis bagi kesehatan yang harus diketahui.

• Sebagai zat anti kanker
• Mengatasi susah buang air kecil
• Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
• Menurunkan berat badan
• Mengatasi susah buang air besar
• Melawan infeksi
• Menyehatkan sistem pencernaan
• Menurunkan gula darah
• Mengatasi peradangan
• Mengurangi risiko stroke dan jantung
• Meredakan demam

3.1 Kandungan Nutrisi di dalam jeruk nipis

Kandungan nutrisi di dalam jeruk nipis sangat lengkap. Berbagai macam vitamin terdapat di dalamnya. Untuk lebih jelasnya perhatikan tabel berikut ini :

Nutrisi Jumlah / 100 gram
Kalsium 40 mg
Fosfor 22 mg
Zat Besi 1 mg
Vitamin A 0 IU
Vitamin B1 0.04 mg
Vitamin C 27 mg
Lemak 0.1 gram
Karbohidrat 12.3 gram
Kalsium 40 mg
Energi 37 kkal

4. Cara Menanam Jeruk Nipis


Menanam jeruk nipis dibutuhkan perawatan yang benar, sehingga bisa tumbuh menjadi tanaman unggul. Pemilihan bibit dilakukan dari hasil okulasi, stek atau congkok. Untuk bibit dari biji, membutuhkan proses penyemaian. Sehingga panen membutuhkan waktu lebih lama. Berikut ini beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam menanam jeruk nipis.

4.1 Pemilihan bibit jeruk nipis

Bibit yang unggul dan siap tanam sebaiknya dipilih dari yang :

• Tanaman yang segar dan bebas penyakit
• Berasal dari induk yang berkualitas baik, selalu berbuah
• Tinggi tanaman sekitar 50-75 cm
• Pertumbuhan dan perakarannya normal
• Penanaman di lahan kering, gunakan bibit okulasi. Untuk lahan basah gunakan bibit okucang atau okulasi cangkok.

4.2 Menanam di Pekarangan atau di Pot

Anda bisa menanam jeruk nipis di pekarangan atau di pot. Di teras rumah, banyak orang yang menanamnya di pot. Karena jeruk nipis bisa tumbuh dan berbuah walaupun di tanam di dalam pot. Tetapi untuk meningkatkan jumlah panen buah, lebih baik menanam di halaman atau lahan yang luas. Karena tanaman jeruk nipis bisa tumbuh lebih tinggi dan menghasilkan banyak buah.

4.3 Mengolah Tanah Tanaman Jeruk Nipis

Untuk menanam di pekarangan:
• Pembersihan lahan dari gulma yang mengganggu. Untuk lahan miring, harus dibuat teras terlebih dahulu
• Pembuatan lubang tanam dengan ukuran minimal 60 x 60 x 60 cm.
• Jarak tanam antara pohon, 4 x 4 meter atau 5 x 5 meter
• Untuk lahan basah harus dibuat surjan atau tikungan, dengan ukuran 4 x 7 meter atau 5 x 8 meter
• Masukan pupuk kandang ke dalam lubang sesuai kondisi lahan. Kemudian diamkan selama 1 minggu, sebelum di tanam pohon jeruk nipis.

Untuk menanam di polybag:
• Beli polybag ukuran paling kecil
• Beli Media tanam kemudian masukkan kedalam polybag
• Tanam 3-4 biji kedalam media tanam
• Tutup Kembali Dengan Media Tanam
• Sirami setiap hari dan jangan sampai terkena air hujan

4.4 Kebutuhan air dan sinar matahari

Ada dua sistem irigasi yang bisa digunakan di budidaya jeruk nipis, yaitu sistem irigasi baris. Untuk lahan yang luas lebih baik menggunakan sistem irigasi baris, sehingga tanaman bisa mendapatkan air yang cukup. Awal penanaman, jeruk nipis membutuhkan asupan air yang banyak. jeruk nipis bisa tumbuh baik di daerah yang memiliki curah hujan 1000 - 3000 mm/th.

Saat masa pertumbuhan, anda harus melakukan sistem irigasi dengan baik. Bila hujan tidak membutuhkan perairan lagi. Sedangkan sinar matahari, jeruk nipis bisa tumbuh di daerah dengan suhu 13-35 derajat celcius. Jadi tanaman ini mampu hidup di daerah yang dingin atau panas. Kebutuhan sinar mataharinya sedang, sesuai dengan kondisi tumbuhan.

4.5 Pemupukan yang baik untuk jeruk nipis

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemupukan jeruk nipis. Tanaman yang ditanam di lahan kering dan basah memiliki sistem pemupukan yang berbeda. Ini akan berpengaruh ke cara menanam jeruk nipis.

4.5.1 Prinsip Pemupukan Tanaman Jeruk Nipis

 Tanaman muda dosis kecil dan frekuensi pemupukan lebih banyak
 Tanaman tua, dosis banyak dan frekuensi pemupukan lebih sedikit
 Di tanah berpasir, dosis dan frekuensinya lebih banyak

4.5.2 Cara Pemupukan jeruk nipis

 Jenis pupuk makro (N,P,K, CA), disebar melingkar di bagian bawah tajuk
 Pupuk mikro (b, Mg) disemprotkan ke daun sebanyak 3 kali. Dilakukan sebelum dan sesudah berbunga.
 Pupuk kandang diberikan 1 kali setahun sekitar 20-40 kg per tanaman pada usia 1-4 tahun. Untuk usia 4 tahun ke atas pupuk kandang 40-60 kg per pohon.

4.6 Hama dan Penyakit Jeruk Nipis


4.6.1 Hama Jeruk Nipis

 Kutu loncat
Menyerang bagian kuncup, tangkai, daun muda dan tunas. Ditandai dengan tanaman mati dan tunas keriting.
 Kutu daun
Menyerang bagian bunga dan tunas muda. Ditandai dengan gejala daun menggulung dan bertahan sampai daun dewasa.
 Ulat peliang daun
Menyerang bagian daun mudah. Ditandai dengan gejala alur melingkar keperakan atau transparan, tunas atau daun mengulung, mengkerut dan rontok.
 Tungau
Menyerang bagian daun, tangkai dan buah. Gejalanya buah berwarna cokelat, muncul bercak kuning, dan bercak keperakan.

4.6.2 Penyakit Jeruk Nipis

 CVPD
Disebabkan oleh bakterium like organism, menyerang bagian silinder pusat batang. Gejalanya buah kecil, daun sempit, kecil dan lancip, biji rusak dan pangkal buah berwarna orange.
 Tristeza
Disebabkan oleh virus Citrus tristeza, menyerang bagian batang dan buah. Daun terlihat kaku dan pucat, batang lekuk, dan pertumbuhan terhambat.
 Woody gall
Penyebabnya virus citrus vein enation, menyerang bagian buah dan daun. Gejalanya terlihat pada bagian tulang daun yang terdapat tonjolan tidak teratur.
 Kudis
Penyebabnya jamur Odidium tingitanium. Yang diserang bagian tangkai muda dan daun. Ditandai dengan gejala muncul tepung putih di tangkai muda dan daun.
 Busuk buah
Penyebabnya penicilium sp, yang menyerang bagian buah. Membuat buah berwarna hijau kebiruan dan busuk.

4.7 Cara Mengatasi Hama dan Penyakit Jeruk Nipis

Ada banyak cara mengatasi hama dan penyakit jeruk nipis. Dengan menggunakan bahan kimia dan manual. Untuk pembasmian hama, bisa menggunakan penyemprotan obat kimia. Anda sesuaikan dengan jenis hama yang menyerang. Untuk beberapa jenis penyakit, bisa diatasi dengan pemangkasan batang atau daun yang terkena penyakit. Bila kondisinya sudah parah, tanaman harus dipangkas habis sehingga tidak menular ke tanaman yang lain. Selain itu anda harus selalu memonitoring kemunculan hama penyakit, sehinga bisa diatasi sedini mungkin. Secara umum cara mengatasi hama penyakit bisa dengan cara:

• Pengendalian hama penyakit yang menular
• Kenali serangga penular
• Sanitasi kebun yang baik
• Pemeliharaan tanaman

5. Cara Memanen Jeruk Nipis


Untuk hasil yang baik, panen dilakukan saat buah sudah matang optimal. Sekitar 8 bulan setelah tanaman berbunga. Pemanenan dilakukan saat cuaca cerah, dengan cara dipanjat atau menggunakan gunting pangkas. Masukan buah ke dalam keranjang yang sudah dilapisi plastik. Sehingga buah tidak rusak atau mudah busuk. Buah yang sudah siap di panen memiliki ciri-ciri :

• Bila dipijit, tekstur buah tidak terlalu keras
• Bila dijentik tidak mengeluarkan bunyi nyaring
• Bagian bawah jeruk dipijat terasa lunak
• Warna buah terlihat menarik, hijau yang segar
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memamen buah jeruk nipis, antara lain :
• Jangan memanen jeruk nipis pada pagi hari sebelum embun pagi hilang
• Tangkai buah disisakan sekitar 2 mm dari buah, jadi tidak dipotong keseluruhan
• Pemanenan di pohon tinggi, dilakukan dengan tangga supaya tidak merusak ranting dan cabang
• Jangan memanen buah dengan memanjat pohon, karena kaki yang kotor bisa menjadi penyebab penyakit.

6. Menyimpan Hasil Panen dan lama simpan

Setelah panen, buah harus melalui proses seleksi. Untuk memisahkan buah yang layak di pasarkan dan buah cacat atau rusak. selanjutnya jeruk nipis akan dibersihkan dari sisa pestisida dan kotoran. Buah akan direndam ke dalam air dan digosok dengan menggunakan kain halus. Buah akan dikeringkan dengan lap bersih.
Untuk buah yang akan dijual, harus dilakukan grading. Untuk membedakan buah yang berkualitas baik dan buruk. Hal ini ditentukan dari ukuran, warna, berat, tekstur, bentuk dan kebebasan buah dari bahan asing. Untuk proses pengemasan di masukan dalam bok plastik atau kayu. Pastikan untuk menjaga jaraknya dengan baik, sehingga udara di dalam peti tidak terlalu panas.
Jeruk yang dilakukan pengambilan dengan tepat dan disimpan dalam suhu kamar bisa bertahan selama 3 minggu. Bila disimpan di gudang, harus disimpan dalam gudang yang bersih. Supaya pertumbuhan jasad renik tidak terjadi. Semprot dinding dan lantai dengan menggunakan larutan lysol 5%. Buah jeruk nipis juga bisa disimpan di suhu dingin, sekitar 4-5 derajat celsius.

7. Cara Memelihara Pohon Jeruk Nipis yang Sudah Tumbuh

Cara memelihara tanaman jeruk nipis yang sudah tumbuh bisa dilakukan dengan :
• Penyiangan gulma yang berada di sekitar tanaman jeruk
• Pembentukan arsitektur pohon jeruk nipis, sehingga bisa berbentuk dengan baik dan menghasilkan buah yang banyak
• Pemangkasan pemeliharaan dengan memotong cabang yang tidak produktif
• Pemupukan secara rutin, sesuai kondisi lahan dan tanaman
• Penyiraman dengan rutin
• Menutup tanah sekitar tanaman untuk menjaga kelembaban
• Penjarangan buah, supaya hasil panennya seragam

8. Berapa Lama Jeruk Nipis dapat Hidup

Jeruk nipis termasuk tanaman tahunan. Bila dirawat dengan baik, jeruk nipis mampu hidup puluhan tahun. Oleh karena itu penting untuk merawat pohon dengan baik, sehingga tanaman tetap bisa berbuah dan panen terus menerus.

9. Cara Mengganti Tanaman Jeruk Nipis Lama dengan Jeruk Nipis Baru

Mengganti tanaman jeruk nipis lama dengan yang baru, bisa dengan teknik okulasi atau okulasi cangkok. Kedua cara ini lebih mudah dilakukan dan bisa menghasilkan tanaman yang berkualitas. Untuk pembibitan dengan biji jeruk, membutuhkan waktu yang lama. Karena harus dilakukan persemaian terlebih dahulu.

10. Membuat Bibit Baru dari Biji Jeruk Nipis

Jika ingin membuat bibit baru dari biji jeruk nipis membutuhkan waktu yang lama. Anda bisa memilih biji dari jenis jeruk nipis yang berkualitas. Memiliki rasa yang segar, buah terlihat halus dan tidak terdapat penyakit. Prosesnya dengan cara berikut ini :
• Biji dibersihkan dan dicuci bersih.
• Kemudian jemur anginkan sampai kering.
• Siapkan media tanam dengan menggunakan campuran pupuk kandang dan tanah. Bisa menggunakan kotak kayu atau polybag.
• Masukan biji ke dalam kotak penyemaian.
• Tunggu sampai keluar tunas baru dan tingginya sekitar 20 cm. baru dipindahkan ke media yang lebih besar

11. Cara Okulasi Cangkok / Stek Jeruk Nipis

• Pangkas daun dan duri semai di bagian batang bawah sekitar 25 cm
• Proses okulasi menggunakan teknik irisan kulit kayu
• Ikat dengan tali plastik dari atas sampai bawah
• Pastikan untuk menjaga tanaman okulasi, supaya tidak kering
• Setelah 21 hari, buka tali okulasi
• Pangkas batang sekitar 1 cm di bagian atas bidang okulasi
• Buang tunas liar yang tumbuh di sekitar batang bawah dan sisakan tunas hasil okulasi
• Selanjutnya masuk ke proses cangkok jeruk nipis.
• Tanaman siap di okulasi bila tinggi batang bawah 25 cm, tinggi bibit 40-50 cm dan batang berbentuk bulat
• Pencangkokan dilakukan jika tali okulasi sudah dibuka dan muncul tunas hasil okulasi. Biasanya terjadi sekitar 2-3 bulan
• Media cangkok menggunakan sabut kelapa yang dicampur tanah
• Tempelan okulasi tingginya 25 cm dan tinggi cangkokan 5 cm dari tanah.
Penjelasan diatas bisa membantu anda budidaya jeruk nipis dengan mudah. Selalu perhatikan semua perawatan dengan benar. Sehingga bisa menghasilkan pohon yang unggul dan berkualitas. Sekian artikel tentang cara menanam jeruk nipis. Semoga memberikan informasi bermanfaat.

Disclaimer: bila ada pertanyaan kirim ke sealkazz.mizzu@gmail.com
Disqus Comments