Cara Menanam Jambu Biji Dari Biji / Batang (Stek) Agar Cepat Berbuah

Cara Menanam Jambu Biji Dari Biji / Batang (Stek) Agar Cepat Berbuah - Jambu biji paling enak dibuat menjadi jus buah, karena memiliki rasa manis yang enak. Selain itu kandungan nutrisinya sangat baik untuk kesehatan tubuh. Sehingga banyak orang yang memburunya. Buah ini termasuk jenis buah yang mudah dibudidayakan di indonesia. Bisa tumbuh di dataran rendah dan tidak butuh perawatan rumit. Tetapi jambu biji bukanlah buah asli indonesia. Karena buah ini juga dibawa oleh pedagang dan mulai di budidayakan di indonesia. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas cara menanam jambu biji dengan lengkap.

1. Pengenalan Jambu Biji

Jambu biji merupakan buah yang berasal dari amerika tengah. Sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Dibawa oleh pedagang, buah ini semakin tersebar ke berbagai daerah di dunia. Mulai ke seluruh penjuru asia. Hingga akhirnya bisa masuk ke indonesia. Jambu biji hanya mampu tumbuh di daerah sub tropis dan tropis. Di daerah beriklim dingin, jambu biji sulit untuk dibudidayakan.

Di indonesia banyak daerah yang membudidayakan jambu biji. Di jawa tengah, sumatera, bali dan lainnya pun mudah ditemukan. Hal ini membuat harga jambu biji di indonesia sangat murah. Bisa dibudidayakan di halaman rumah tanpa perawatan yang rumit. Saat ini ada empat negara yang menjadi penghasil jambu biji paling besar yaitu indonesia, filipina, taiwan dan cina. Untuk negara lainnya tidak sebanyak negara tersebut.

2. Jenis Buah Jambu Biji di Indonesia




Jenis buah jambu banyak sekali, ada jambu air, jambu biji, jambu mete dan lainnya. Tetapi setiap jenis jambu juga dibagi menjadi varietas-varietas lagi. Jambu biji yang ada dipasaran memiliki jenis yang banyak sekali, antara lain:

• Jambu kristal
Jambu kristal memiliki tekstur seperti buah pir atau apel. Dagingnya berwarna putih dan manis. Jenis jambu biji ini sangat mudah didapatkan, karena banyak orang yang menjual. Jenis ini sering di makan langsung, tidak dibuat menjadi jus.

• Jambu Sukun
Walaupun dinamakan jambu biji, tetapi jenis jambu ini tidak memiliki biji. Bentuknya mirip dengan jambu kristal. Dengan warna kulit hijau dan daging buah putih. Tetapi bedanya tidak memiliki biji dan tekstur daging sedikit lebih keras. Untuk rasanya agak manis sedikit ada rasa asam.

• Jambu Pasar Minggu
Jambu ini katanya berasal dari pasar minggu jakarta. Banyak ditemukan di daerah tersebut. Bentuk buahnya lebih bulat dibandingkan jenis jambu biji lainya. Ada yang berwarna putih dan merah. Memiliki rasa manis, tekstur renyah dan daging tebal. Tetapi untuk jenis merah, memang kurang bagus karena cepat busuk, daging tipis dan kurang manis.

• Jambu bangkok
Hampir sama dengan jenis buah bangkok lainya. Jenis jambu bangkok ini juga memiliki ukuran yang besar. Selain itu memiliki daging yang tebal dan manis. Tetapi sayangnya daging agak keras dan kurang air.

• Jambu Getas Merah
Jenis jambu biji ini paling sering dibuat menjadi jus buah. Jambu ini mirip dengan jambu tanjung barat merah, tetapi tekstur dagingnya berbeda. Jenis ini lebih enak dan manis. Bentuk buahnya juga agak lonjong dan besar. Daging buahnya manis, empuk dan enak di makan.

• Jambu Australia
Seperti namanya, jenis ini berasal dari benua australia. Bentuknya sedikit berbeda dengan jenis jambu pada umumnya, memiliki kulit yang agak kemerahan. Memiliki rasa yang manis saat sudah matang dan memiliki ukuran kecil.

• Jambu tukan
Jambu ini berasal dari thailand. Memiliki ukuran yang besar seperti jambu bangkok. Memiliki daging yang tebal, berwarna putih kekuningan, dan memiliki rasa manis. Bila terlalu matang, rasanya akan berubah agak sepat.

3. Manfaat Jambu Biji Bagi Kesehatan

Manfaat jambu biji untuk kesehatan sudah tidak diragukan lagi. Bahkan bisa membantu menaikan kadar trombosit bagi penderita demam berdarah. Kandungan di dalamnya sangat lengkap. Hampir semua nutrisinya dibutuhkan oleh tubuh kita. Terutama untuk jenis jambu merah, karena memang lebih bagus dibandingkan jambu putih. Manfaat jambu biji bagi kesehatan antara lain:

• Meningkatkan sistem imun
• Mencegah risiko kanker
• Mengobati gangguan pencernaan
• Baik untuk kesehatan mata
• Merawat kesehatan kulit
• Mencegah penuaan dini
• Menangkal radikal bebas

3.1 Kandungan Nutrisi Jambu Biji

Di dalam 100 gram jambu biji merah mengandung nutrisi lengkap antara lain:

• Asam pantotenat 0.451 mg 9%
• Air 86 gram
• Besi 0,26 mg 3%
• Crypto-xanthin-ß 0 mcg
• Elektrolit
• Energi 68 Kcal 3,5%
• Folates 49 mcg 12,5%
• Fosfor 11 mg 2%
• Thiamin 0,067 mg 5,5%
• Total Lemak 0,95 g 3%
• Vitamin A 624 IU 21%
• Vitamin C 228 mg 396%
• Vitamin E 0,73 mg 5%
• Vitamin K 2.6 mcg 2%
• Kalium 417 mg 9%
• Kalsium 18 mg 2%
• Karbohidrat 14,3 g 11,5%
• Kolesterol 0 mg 0%
• Lycopene 5204 mcg
• Magnesium 22 mg 5,5%
• Mangan 0,150 mg 6,5%
• Mineral
• Natrium 2 mg 0%
• Niacin 1,084 mg 7%
• Phyto-nutrisi
• Protein 2,55 g 5%
• Pyridoxine 0,110 mg 8,5%
• Riboflavin 0,040 mg 3%
• Selenium 0.6 mcg 1%
• Seng 0,23 mg 2%
• Serat diet 5.4 g 14%
• ß-karoten 374 mcg
• Tembaga 0,230 mg 2,5%

4. Cara Menanam Jambu Biji




Budidaya jambu biji yang paling mudah dengan cara okulasi atau cangkok. Bila membudidayakan dengan biji, tentunya butuh waktu panen yang lama. Untuk lebih jelasnya ikuti penjelasan di bawah ini.

4.1 Memilih Bibit

Untuk menghasilkan buah berkualitas, harus memilih bibit yang berkualitas pula. Bibit yang unggul ditandai dengan ciri-ciri :

• Umur pohon induk sudah cukup tua
• Termasuk buah varietas unggul
• Memiliki kualitas buah yang baik
• Pohon induk sudah berbuah beberapa kali
• Tidak terserang hama penyakit

4.2 Menanam di Pekarangan atau Pot

Ada dua cara budidaya jambu biji, bisa ditanam di pekarangan atau di pot. Pohon jambu termasuk buah tabulampot atau buah yang bisa di tanam di dalam pot. Apalagi bila bibit berasal dari cangkok atau okulasi, biasanya batang tidak tumbuh tinggi, untuk penanaman sendiri di lahan sempit, anda bisa menanam di dalam pot. Sedangkan budidaya jambu untuk bisnis, lebih baik menanam di pekarangan atau lahan luas.

4.3 Mengolah Tanah Jambu Biji

Kali ini kita akan membahas cara mengolah tanah budidaya jambu biji di pekarangan atau di lahan yang luas. Cara menanam jambu biji dibutuhkan banyak langkah. Anda harus melakukan semua caranya secara bertahap.

• Pembersihan lahan dari semak belukar. Pastikan tidak ada gulma yang tumbuh dan t tanah yang mengumpal
• Buat lubang tanam dengan ukuran 75 cm x 75 cm x 75 cm
• Jarak tiap tanaman 6 x8 m
• Lakukan pengolahan tanah di awal musim hujan atau 15 hari sebelum penanaman bibit.
• Cara ini dilakukan untuk bibit hasil cangkok atau okulasi. Untuk penanaman dari bibit harus melakukan penyemaian terlebih dahulu dan membutuhkan waktu lebih lama.

4.4 Kebutuhan air dan sinar matahari

Di masa pertumbuhan atau awal penanaman, pohon jambu membutuhkan air yang banyak. bila kekurangan air, pertumbuhan akan terganggu dan ukuran buah menjadi kecil. Kecuali tanaman sudah berumur tahunan, kebutuhan airnya tidak begitu banyak. karena akar mampu mencari air dari dalam tanah. Tetapi untuk awal penanaman, anda harus menyiramnya secara rutin, setiap pagi dan sore hari.

Untuk kebutuhan sinar matahari, pohon jambu membutuhkan banyak sinar matahari. Karena pohon ini hanya tumbuh di dataran rendah yang mendapatkan cukup sinar matahari. Bila terlalu sering terkena air hujan, bisa membuat buahnya cepat busuk dan tanaman tidak bisa berbuah dengan baik. oleh karena itu disarankan untuk menanam buah jambu, pada musim kemarau. saat pohon sudah berbuah, anda harus menutup buah dengan plastik atau kertas, sehingga tidak mudah terkena air hujan terus menerus.

4.5 Pemupukan yang baik untuk jambu biji

Untuk tumbuh menjadi pohon yang berkualitas, jambu biji harus dipupuk dengan baik. pemupukan dilakukan secara beraturan yaitu 2 kali dalam setahun. Pemupukan dilakukan pada awal musim hujan dan akhir musim hujan. Dosisnya harus disesuaikan dengan umur tanaman dan kondisi lahan. Pemupukan dilakukan melingkar di sekitar tanaman.




4.6 Hama dan Penyakit

Pohon jambu termasuk jenis tanaman yang mudah terserang hama penyakit. Pasti anda sering melihat pohon jambu yang terdapat bulu putih di sekitar daunnya, hama ini sangat mengganggu pertumbuhan buah jambunya. Berikut ini beberapa jenis hama penyakit jambu yang harus diwaspadai.

4.6.1 Hama Tanaman Jambu

 Hama ulat, jenisnya ada ada ulat bulu, ulat daun, ulat kantong, ulat jengkal
 Penggerek buah (Heliothis armigera)
 Lalat buah (Bactrocera)
 Kutu buah, seperti mite, aphid dan mealuybug

4.6.2 Penyakit tanaman jambu

 Kanker kudis (Scabby cancer
 Antraknose
 Embun jelaga
 Busuk buah

4.7 Cara Mengatasi Hama dan Penyakit

Untuk mengatasi hama penyakit tanaman jambu, harus disesuaikan dengan jenis dan gejalanya. Anda harus tahu jenis hama penyakit apa yang menyerang tanaman tersebut, karena setiap hama penyakit memiliki penanganan yang berbeda. Misalnya untuk penyakit busuk buah, harus diatasi dengan pembungkusan buah dengan plastik atau kertas, kemudian mengatur sanitasi dan memangkas daun dan ranting.
Untuk hama penyakit yang disebabkan oleh serangga, harus diatasi dengan obat kimia. Seperti profenofos, deltametrin dan lainnya. Selalu ketahui gejala awal yang muncul. Bila masih menyerang satu tanaman, segera tangani sehingga tidak menular ke tanaman lainnya.

5. Cara Memanen Buah Jambu

Tanaman jambu biji yang ditanam dengan cara okulasi atau cangkok, mulai bisa dipanen setelah berumur 2-3 tahun. Masa panen dilakukan di umur 109-114 hari setelah bunga jambu mekar. Tetapi untuk buah yang diolah lagi, lebih baik dipanen setelah berumur 112-113 hari setelah bunga mekar. Buah sudah bisa dipanen bila ditandai dengan :

• Warna kulit berubah menjadi kuning kehijauan atau hijau mudah
• Kulit buah mengkilap
• Aroma buah harum
• Rasa buah sudah manis
• Tekstur daging agak lunak

Cara memanennya secara manual, langsung dipetik dengan tangan. Saat memetik buah jambu, petik dengan tangkainya sehingga kondisi buah tetap seger. Bila sudah berbuah, jangan lupa untuk menutupi buah dengan plastik atau kertas. Ini membantu proses pematangan buah lebih cepat. Selain itu bisa terhindar dari berbagai hama penyakit.

6. Menyimpan Hasil Panen Jambu dan Lama Simpan

jambu biji merupakan jenis buah yang memiliki keringkihan tinggi. Bila tidak ditangani dengan benar, buah ini akan cepat busuk. Masa simpan buah jambu biji hasil panen hanya sekitar 2-4 minggu setelah panen. Tetapi untuk jenis jambu merah memiliki penyimpanan lebih singkat, sekitar 1-2 minggu saja. Apalagi proses panennya dilakukan setelah buah matang baik.

Untuk dijual lagi, jambu biji dipanen sebelum matang penuh. Tetapi sudah cukup tua, sehingga tidak butuh waktu lama untuk matang. Setelah di panen, buah di simpan di dalam keranjang dan ditutup dengan kertas cokelat. Buah harus melalui proses shorting terlebih dahulu. Sehingga bisa dipisahkan buah yang berkualitas baik dan tidak.

7. Cara Memelihara Pohon Jambu Yang Sudah Tumbuh

Supaya tanaman tetap berbuah dengan baik, anda harus tetap merawatnya. Berikut ini beberapa pemeliharaan yang harus dilakukan:

• Pemangkasan ranting dan daun yang terlalu rimbun atau tidak produktif
• Pengairan saat awal penanaman
• Perawatan bunga dan buah yang sudah tumbuh
• Pemupukan secara rutin dua kali dalam setahun

8. Berapa Lama Pohon Jambu Dapat Hidup

Pohon jambu termasuk jenis tanaman yang mampu hidup lama. Bahkan sampai 7 tahun lebih. Bila dirawat dengan baik, pohon jambu akan terus berbuah dengan baik. sehingga tidak perlu dilakukan pergantian tanaman baru terus menerus. Tetapi bila kondisi tanaman sudah tidak produktif, lebih baik di pangkas dan ganti dengan tanaman baru,

9. Cara Mengganti Tanaman Jambu Biji Lama Dengan Jambu Biji Baru

Ada tiga cara paling mudah untuk mengganti tanaman jambu biji lama dengan yang baru. Yaitu dengan cara sambung pucuk, okulasi dan cangkok. Ketiga cara ini yang paling mudah dilakukan dibandingkan menggunakan biji. Proses penanamanya lebih cepat, selain itu hasil tanaman sama dengan induknya. Jika menggunakan biji, hasil tanaman baru belum tentu sama dengan induknya.

10. Cara Cangkok Jambu Biji

Cangkok menjadi cara paling mudah untuk budidaya jambu biji. Selain mudah dilakukan, hasil anakanya bisa sama dengan induknya. Teknik ini memang memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Kelebihannya tanaman sama dengan induknya, lebih cepat besar dan berbuah. Kekurangannya sulit mendapatkan bibit banyak, karena pemilihan materi yang terbatas. Untuk cara cangkok jambu biji sebagai berikut:

• Pilih bibit pohon berkualitas yang berumur 3-5 bulan
• Batang disayat sekitar 10 cm kemudian beri ZPT
• Pemberian media tumbuh dengan menggunakan tanah dan pukan perbandingan 2:1
• Bungkus media tanaman dengan sabut kelapa atau plastik'
• Tunggu sampai muncul tunas baru dan bibit jambu biji siap di tanam.

11. Membuat Bibit Baru dari Biji

Jika menggunakan biji membutuhkan waktu penyemaian yang lama. Sehingga tanaman tidak cepat berbuah. Cara membuat bibit baru dari biji dilakukan dengan cara berikut ini:
• Pilih biji yang berasal dari buah yang masak varietas unggul
• Bersihkan biji dari daging buah, cuci bersih kemudian kering anginkan
• Siapkan kota persemaian dari kayu dengan lebar 1 meter atau sesuai kebutuhan
• Sebarkan biji di tempat persemaian
• Letakan tempat persemaian di tempat yang aman. Jauh dari gangguan ternak, diberi naungan dan dekat sumber air
• Biji tumbuh setelah 20-30 hari
• Bila tingginya mencapai 5-10 cm, bisa dipindah ke polybag dengan media campuran tanah pupuk kandang
• Jika sudah berumur 6-8 bulan, bisa dipindah ke lahan lebih luas.

Disclaimer: bila ada pertanyaan kirim ke sealkazz.mizzu@gmail.com
Disqus Comments