Cara Menanam Alpukat Dari Biji Agar Cepat Berbuah

Cara Menanam Alpukat Dari Biji Agar Cepat Berbuah - Alpukat berasal dari negara amerika tengah dan meksiko. Tetapi kini buah berwarna hijau sudah banyak dibudidayakan di daerah tropika lainnya, termasuk indonesia. Budidaya buah alpukat memang tidak mudah, karena banyak perawatan yang harus dilakukan.

Banyak orang yang mencoba menanamnya tetapi tidak menghasilkan buah sama sekali. Padahal bisnis buah alpukat termasuk bisnis yang menjanjikan, karena banyak orang yang mencarinya. Buat anda yang ingin mencoba budidaya alpukat, berikut ini cara menanam alpukat yang harus anda lakukan.

Contents

1. Pengertian / Deskripsi Buah Alpukat

Nama alpukat berasal dari bahasa aztex, ahuacat. Suku aztex hidup di daerah meksiko dan amerika tengah. Inilah yang membuat buah ini pertama kali ditemukan disana. Sekitar awal abad ke-16, penduduk spanyol masuk ke daerah tersebut dan mulai mengenal buah alpukat. Sejak saat ini, buah alpukat mulai di budidayakan di dataran eropa. Termasuk belanda, yang pertama kali membawa bibit alpukat ke indonesia pada adab ke-19. Kini kita bisa mendapatkan buah alpukat dengan mudah, buah ini banyak dibudidayakan di daerah dataran tinggi di indonesia.

1.1 Klasifikasi Alpukat

Kingdom : Plantae
Divisio : Spermatophyta
Subdivisio : Angiospermae
Klas : Magnoliopsida
Subklas : Magnoliidae
Ordo : Laurales
Famili : Lauraceae
Genus : Persea
Spesies : Persea americana Mill.

Nama lain : Advokaat (Belanda), alpokat (Jawa), avocado (Inggris)
Asal-usul : Amerika Tengah yaitu Meksiko, Peru, Venezuela

2. Profil Tanaman Alpukat

Pohon, tinggi 3 – 10 m, bentuk buah bulat lonjong berkulit coklat keunguan atau hijau, berdaging tebal lunak, berwarna kuning kehijauan dan enak dimakan Perbanyakan tanaman dengan biji dan stek

2.1 Jenis Buah Alpukat

Bagi orang awam, alpukat jenisnya hanya satu saja. Tetapi sebenarnya buah ini memiliki varietas yang banyak sekali. Jenis ini dibedakan dari ukuran,rasa, biji dan lainnya. Inilah beberapa jenis buah alpukat yang popular.

2.1.1 Alpukat Wina

Alpukat wina memiliki daging buah yang lembut, gurih dan rasanya manis. Dibandingkan dengan jenis alpukat lainnya, alpukat wina memiliki ukuran yang lebih besar. Beratnya bisa mencapai 1,3 sampai 1,8 kg. ciri-ciri utamanya daun tumbuh memanjang, sekitar 12-25 cn. Bunganya berukuran 5-10 mm dengan warna hijau kekuningan. Alpukat wina bisa di panen setelah berumur 6-7 bulan.

2.1.2 Alpukat Mentega

Alpukat mentega termasuk jenis buah yang paling mudah ditemui. Memiliki daging buah yang tebal, berwarna kuning seperti mentega, tekstur kenyal berair dan manis. Ukurannya memang tak sebesar alpukat wina, hanya sekitar 600 gram. Jenis alpukat unggulan ini sangat rajin berbuah dibandingkan jenis lainnya.

2.1.3 Alpukat mentega miki

Alpukat mentega miki memiliki daging buah yang mirip dengan alpukat mentega. Tetapi ukuran buahnya lebih kecil, hanya sekitar 400 gram saja. Daging buah tebal, manis, lembut dan enak. Jenis buah ini bagus di budidayakan di dataran rendah, dengan suhu 30-35 derajat celcius.

2.1.4 Alpukat Kendil

Dinamakan alpukat kendil karena bentuknya mirip dengan kendil untuk menyimpan air. Memiliki ukuran buah yang besar dengan daging buah tebal, manis dan enak. Budidaya jenis alpukat ini cukup mudah, bisa tumbuh di ketinggian 1500 meter di atas permukaan laut. Tetapi cukup sulit mendapatkan buah ini, karena satu pohon menghasilkan sedikit buah saja.

2.1.5 Alpukat Tanpa Biji

Alpukat tanpa biji ini merupakan jenis alpukat dari hasil kultur jaringan. Dagingnya tebal, lembut dan manis. Keunggulan buah ini tentunya tanpa adanya biji, sehingga anda mendapatkan daging buah yang lebih banyak. hanya bisa tumbuh di dataran tinggi dengan suhu sekitar 20-25 derajat celcius.

2.1.6 Alpukat Aligator

Bentuk alpukat aligator sangat unik, berbeda dengan jenis alpukat lainnya. Bentuknya lonjong memanjang dan bagian bawah besar. Mirip dengan bentuk buah pir. Tekstur dagingnya pulen dan lembut, banyak orang yang suka rasa daging buah alpukat aligator, karena manis dan lebih enak.

3. Manfaat Alpukat Bagi Kesehatan

Alpukat termasuk buah yang kaya nutrisi. Nutrisi didalamnya sangat lengkap dan baik untuk kesehatan tubuh kita. Alpukat termasuk sumber lemak sehat yang baik untuk tubuh, bisa membantu menurunkan kolesterol dan penyakit lainnya. Inilah manfaat alpukat bagi kesehatan yang harus diketahui:
  • Menjaga kesehatan jantung
  • Mencegah diabetes
  • Mengatur kadar gula darah
  • Mencegah bayi cacat lahir
  • Menyehatkan sistem pencernaan
  • Bagus untuk kesehatan kulit
  • Meringankan kaki kram
  • Mengurangi risiko kanker
  • Baik untuk penderita osteoarthritis
  • Mencegah osteoporosis
  • Menurunkan kolesterol jahat
  • Menjaga berat badan
  • Mengurangi stres
  • Baik untuk kesehatan mata

3.1 kandungan Nutrisi Alpukat

Kandungan nutrisi di dalam alpukat sangat lengkap. Oleh karena itu buah ini baik untuk dikonsumsi setiap harinya. Inilah kandungan nutrisi di dalam buah alpukat.
  • Vitamin B2, B5 dan B6 yang baik untuk mengurangi stres, proses sintesis hormon, dan meningkatkan kekebalan tubuh
  • Biotin yang berfungsi untuk dalam pertumbuhan rambut dan kuku
  • Vitamin C yang bagus untuk sistem kekebalan tubuh, produksi kolagen dan menjaga kesehatan tulang gigi
  • Unsur tembaga untuk memperbaiki sistem kardiovaskular dan proses penyembuhan luka
  • Tirosin untuk membantu proses pembentukan hormon tiroid
  • Magnesium untuk meredakan ketegangan otot,membuat lebih relaks dan menyembuhkan kelelahan
  • Vitamin E, yang berfungsi sebagai antioksidan
  • Alpukat juga mengandung serat, protein, lemak jenuh dan nutrisi baik lainnya.

4. Cara Menanam Alpukat

Proses penanaman pohon alpukat membutuhkan proses yang lama. Apalagi anda menanam pohon alpukat dari biji, karena butuh waktu untuk penyemaian terlebih dahulu. Berikut ini cara menanam alpukat yang bisa anda lakukan.

4.1 Memilih Bibit Alpukat

Syarat bibit alpukat yang baik antara lain:
  1. Berasal dari buah yang sudah cukup tua
  2. Tidak berasal dari buah yang jatuh atau pecah
  3. Pohon induk tidak memiliki penyakit dan selalu berbuah
  4. Membeli dari penyedia bibit unggul

4.2 Cara Semai Alpukat dari Biji di Pot / Polly Bag


Sebelum memulai untuk menanam alpukat di pot lebih besar maupun di pekarangan / kebun yang berlahan lebih luas, sebaiknya Anda melakukan semai terlebih dahulu. Untuk semai dari biji membutuhkan perhatian yang lebih karena kalau masih biji memang agak rentan.

Berikut adalah langkah - langkah dari semai alpukat dari biji di pot / polly bag
  1. Cari buah yang bagus sesuai dengan instruksi cara memilih biji alpukat
  2. Ambil Biji Alpukat tersebut
  3. Cari bagian dari biji alpukat yang lebih menonjol (ini adalah bagian atas dari biji tersebut). Untuk lebih jelasnya lihat ilustrasi berikut:
  4. Siapkan polly bag / pot yang telah diisi dengan media tanam / tanah dan pupuk 1:1
  5. Masukkan biji alpukat setengah kedalam tanah dengan bagian yang menonjol menghadap ke atas
  6. siram terus setiap hari, usahakan tanah tetap lembab
  7. Kalau bisa tidak terkena sinar matahari langsung, gunakan paranet agar lebih adem
  8. Jangan langsung diberikan pupuk susulan, tunggu sampai bibit berusia 3 - 4 bulan.

4.3 Cara Menanam Alpukat di Pot / Polly Bag

Teknik penanaman tanaman buah di pot (tabulapot), memang semakin popular. Apalagi untuk rumah yang memiliki halaman tidak begitu luas. Buah yang ditanam di dalam pot, tidak bisa tumbuh terlalu besar. Seperti pohon yang tumbuh di perkarangan, sehingga lebih menghemat tempat. Tetapi bila ingin menghasilkan buah yang banyak, lebih baik ditanam di pekarangan atau lahan luas. Jadi hal ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan anda. Untuk proses penanamanya hampir sama satu sama lain.

4.4 Cara Semai Alpukat Dari Biji Dengan Direndam Air

Selain cara menanam langsung di tanah, sebenarnya ada cara unik langsung untuk semai alpukat yaitu dengan merendam bibit tersebut didalam air. Berikut adalah step by step caranya:
  1. Langkah 1-3 Belah alpukat dengan hati-hati, dan jangan sampai menggores bijinya. Ambil biji alpukat didalam buah, cuci dengan air bersih dan keringkan dengan tissue
  2. Perhatikan bagian atas dan bawahnya
  3. Langkah 4-5. Tusuk keempat atau ketiga sisinya dengan tusuk gigi di 3/4 ketnggiannya tujuannya untuk menahan biji alpukat tidak terendam semua bijinya. Perlu diingat untuk menyisakan 1/4 ketinggiannya pada bagian atas biji alpukat.

  4. Langkah 6. Rendam biji tersebut didalam air seperti gambar berikut. Ganti air setiap 3 hari sekali agar alpukat terhindar dari bakteri dan jamur
  5. Tunggu hingga 2 - 4 minggu hingga akar tumbuh, namun akar bisa jadi baru tumbuh di umur kedelapan
  6. Ketika tinggi batang sudah mencapai 15 - 17cm, silahkan pindahkan ke tempat lain. Jika di pot harus dengan diameter minimal 20-25cm. Biarkan saja bagian atas benih muncul di permukaan tanah tanpa ditutupi tanah.
  7. Sirami secara regular agar tanah tetap lembab, namun jangan terlalu banyak karena dapat membuat daunnya menguning.

4.5 Cara Menanam Alpukat Di Pekarangan / Kebun

Jika menanam di pot, anda cukup mencampurkan tanah dan pupuk dengan perbandingan 1:1. Bila menanam di lahan yang luas, lahan tersebut harus bersih dari semak belukar, pepohonan, batu-batuan, bekas tunggul tanaman dan lainya. Lebih baik gunakan tanah gambut, karena mengandung nutrisi yang baik untuk pohon alpukat. Cangkul atau traktor lahan sampai halus, sehingga tidak ada lahan yang berbentuk bongkahan. Proses pengerjaan lahan lebih baik dilakukan saat musim kering, kemudian proses penanaman dilakukan mendekati musim hujan. Inilah teknik penanaman yang tepat untuk pohon alpukat.

4.5.1 Pola penanaman

Pola penanaman alpukat bisa menggunakan sistem kombinasi dengan varietas lainya. Hal ini dikarenakan satu varietas tanaman belum tentu bisa melakukan penyerbukan sendiri. Untuk menghasilkan buah yang lebat, anda harus mengkombinasi satu varietas yang satu dengan yang lainnya, sehingga terjadi penyerbukan satu sama lain.

4.5.2 Pembuatan lubang tanam

  1. Tanah digali dengan ukuran 75 x 75 x 75 cm. biarkan lubang tersebut tetap terbuka selama 2 minggu, supaya mendapatkan cahaya matahari cukup.
  2. Pisahkan tanah bagian bawah dan atas
  3. Campur tanah bagian atas dengan pupuk kandang 20 kg, kemudian masukan ke dalam lubang dan tutup lubang kembali
  4. Lubang tanam diberi air untuk mengingatkan letak lubang dan membuat tanah lebih gembur.

4.5.3 Cara Menanam

Waktu penanaman yang baik saat memasuki musim hujan dan kondisi tanah sudah tidak mengalami penurunan. Pastikan tanah yang didalam lubang lebih tinggi dibandingkan tanah yang mengelilinginya. Supaya tanah tidak mudah tergenang saat hujan atau proses penyiraman. Cara menanamnya sebagai berikut.
  1. Gali lagi lubang tanah dengan ukuran sesuai wadah bibit
  2. Bibit keluarkan dari polybag dengan cara menyayatnya, supaya gumpalan tanah tetap utuh
  3. Bibit dan tanahnya masukan ke dalam lubang, setinggi leher batang. Kemudian timbun dengan tanah dan ikatkan ke ajir.
  4. Letakan naungan di setiap bibit supaya terhindari dari sinar matahari langsung, siraman air hujan dan terpa angin. Naungan dibuat miring ke arah timur. Naungan digunakan sampai tanaman berumur 2-3 minggu, hingga tunas baru muncul.

4.6 Kebutuhan air dan sinar matahari

Bibit alpukat yang baru ditanam membutuhkan air yang banyak. anda harus melakukan penyiraman setiap harinya. Waktu yang tepat pagi atau sore hari. Bila hujan tidak perlu dilakukan penyiraman lagi. Untuk tanaman yang sudah besar, tidak perlu diragukan penyiraman rutin setiap harinya. Saat masih bibit, pohon alpukat jangan berada di bawah sinar matahari langsung. Cukup di tempat yang teduh, tetapi setelah muncul tunas baru bisa diletakan di tempat terbuka supaya mendapatkan cukup sinar matahari.

4.7 Pemupukan yang baik untuk alpukat

Untuk menghasilkan pohon alpukat yang berkualitas, harus dilakukan pemupukan. Sistem perakaran alpukat kurang ekstensif dan sedikit, sehingga tidak bisa menjangkau nutrisi di dalam tanah. Oleh karena itu,anda harus melakukan pemupukan secara rutin dengan dosis yang tepat. Jumlah pupuk yang diberikan disesuaikan dengan umur tanaman, misalnya:
  • Pemupukan tahunan : TSP (50% P), pupuk urea (45% N0 dan KCI (60% K0)
  • Umur tanaman 1-4 tahun : TSP 0,5 -1 kg, urea 0,27 - 1,1 kg dan KCI 0,2 - 0,83 kg
  • Umur tahanan 5 tahun lebih : TSP 3,2 kg, pupuk urea 2,2 - 3,5 kg dan KCI k4 g per pohonnya.
  • Pemupukan dilakukan 4 kali dalam setahun. Pupuk diletakan di dalam lubang dekat akar rambut. Anda bisa membuat lubang berukuran 30-40 cm tepat di bawah tepi tajuk tanaman dan dibuat melingkari tanaman.
TAMBAHAN Tambahkan 10gr Power Nutrition + 10gr Supernasa per 15liter air bersih. Siramkan 2 minggu sekali sebanyak 200ml / 1 ukuran air mineral gelas

4.8 Hama dan Penyakit Tanaman Alpukat

Hama pada tanaman alpukat bisa menyerang bagian daun, buah dan batang. Bila tidak dirawat dengan baik, tanaman ini memang rentan terhadap hama penyakit.

4.8.1 Hama pada daun

Ada banyak sekali hama yang menyerang bagian daun. Seperti ulat kipat, ulat kupu-kupu gajah, aphis gosspypii, kutu dompolan putih dan tungau merah. Setiap jenis hama ini memiliki gejala dan pengendalian berbeda. Oleh karena itu penting untuk tahu penyebab dan gejala awalnya.

4.8.2 Hama pada buah

Saat pohon mulai berbuah mudah terkena hama, sehingga membuat buah rusak dan menurunkan produktifitas pohon. Hama yang menyerang buah antara lain lalat buah dacus dan codot. Kedua hama ini bisa merusak buah dan membuat daging busuk.

4.8.3 Hama pada cabang atau ranting

Salah satu hama yang menyerang bagian ranting adalah kumbang bubuk cabang. Hama ini membuat cabang atau ranting berlubang, sehingga makanan tidak bisa sampai ke daun dan buah dengan baik. membuat daun layu dan buah tidak matang.

4.8.4 Penyakit tanaman alpukat

Selain mampu terkena hama, tanaman alpukat bisa terkena berbagai penyakit. Seperti antraknosa, bercak daun, busuk akar, kanker batang, dan busuk buah. Penyakit ini akan membuat produktifitas tanaman alpukat menurun dan tidak bisa panen.

4.9 Cara Mengatasi hama dan penyakit alpukat

Mengatasi hama dan penyakit di alpukat harus sesuai dengan jenisnya. Anda tidak bisa melakukan pengendalian dengan sembarangan, karena bisa membuat hama penyakit semakin menyebar ke pohon lainnya. Untuk ulat kipat misalnya, harus dikendalikan dengan insektisida yang mengandung monokrotoofos. Ada banyak sekali jenis insektisida di pasaran untuk membunuh berbagai jenis hama di tanaman alpukat. Untuk codot, bisa ditakuti dengan kipas atau peluit. Jika penyakit disebabkan oleh jamur, harus dikendalikan dengan fungisida. Seperti biasa untuk rekomendasi mengatasi hama gunakan PESTONA dan Perekat AERO. larutkan 5-10cc Pestona per 1liter air + 5cc Aero per 1tangki penyemprotan lakukan 3x per musim.
Untuk gangguan jamur gunakan GLIO.

5. Ciri Buah Alpukat Siap Dipanen

Untuk menentukan kematangan buah memang harus teliti, karena buah ini memang cukup sulit ditentukan kematangannya. Anda bisa melihat ciri:
  • Warna kulit hijau tua tetapi belum merah atau cokelat
  • Kulit tidak mengkilap
  • Bila diketuk menimbulkan suara nyaring
  • Bila digoyang, terdengar suara goncangan biji
  • Buah alpukat tua setelah berumur 6-7 bulan setelah bunga mekar

6. Cara Memanen Alpukat

Untuk cara memanenya dilakukan secara manual. Dengan memanjat pohon dan memetiknya dengan tangan. Bila pohon sulit dipanjat, menggunakan galah yang diberi kain atau wadah. Sehingga buah tidak hancur atau jatuh ke bawah. Buah dipotong bersama dengan tangkainya sekitar 3-5 cm, supaya meminimalisir terjadinya memar, infeksi atau kerusakan.

7. Periode panen

Alpukat akan berbunga sekitar awal musim hujan. Kemudian berbuah lebat sekitar bulan desember, januari dan februari. Bila kondisi iklim sedang bagus, panen bisa dilakukan setiap bulannya. Untuk pohon berkualitas, bisa menghasilkan 7-80 kg per pohon per tahunnya.

8. Cara Menyimpan Hasil Panen dan Lama Simpan

Ada beberapa proses yang dilakukan setelah panen, sehingga alpukat bisa tersimpan dengan baik. berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan:

8.1 Pencucian

Setelah dilakukan pemanenan, lebih baik lakukan proses pencucian. Hal ini dilakukan untuk menghilangkan kotoran yang menempel di buah dan melakukan penyortiran. Langkah ini wajib dilakukan, bila anda budidaya alpukat untuk bisnis.

8.2 Penyortiran

Penyortiran dilakukan untuk memilih buah yang baik dan bagus untuk dijual di pasaran. Buah yang berkualitas memiliki ciri-ciri:
  • Kulit buah halus tidak ada bercak dan tidak cacat
  • Sudah cukup tua tetapi belum matang
  • Ukuran buah seragam. Bobot maksimal 400 gram. 1 kg bisa berisi 3 buah alpukat
  • Bentuknya seragam, paling popular bentuk lonceng
  • Untuk import luar negeri, banyak yang memilih daging buah kuning mentega tanpa serat

8.3 Pemeraman dan penyimpanan

Saat dipetik buah alpukat belum matang tetapi sudah tua. Proses pematangan sekitar 7 hari setelah dipetik. Jika ingin mempercepat proses pematangan harus dilakukan pemeraman. Anda bisa memasukan alpukat ke dalam karung goni, kemudian ikat rapat. Karung diletakan di tempat yang bersih dan kering. Untuk memperlambat proses pematangan, bisa disimpan di ruangan bersuhu 5 derajat celcius. Ini bisa memperlambat umur penyimpanan sampai 40 hari.

9. Cara Memelihara Pohon Yang Sudah Tumbuh

Setelah proses penanaman, anda harus melakukan pemeliharaan, supaya pohon bisa tumbuh dengan baik. antara lain:
  1. Penyiangan, menghilangkan gulma di sekitar tanaman. Sehingga bebas dari hama dan penyakit
  2. Penggemburan, Tanah yang sering disiram, akan membuatnya padat. oleh karena itu harus dilakukan pengemburan tanah secara rutin. Saat pengemburan jangan sampai merusak akar tanaman
  3. Penyiraman dilakukan setiap hari, bila hujan tidak perlu dilakukan penyiraman
  4. Pemangkasan rating dilakukan pada cabang yang mati atau terlalu rapat. Proses pemangkasan dilakukan hati-hati, supaya bekas lukanya tidak terinfeksi hama penyakit
  5. Pemupukan dilakukan sesuai umur tanaman. Dapat dilihat pada bagian pemupukan

10. Berapa Lama Pohon Alpukat Dapat Hidup

Pohon alpukat mampu hidup lebih dari 5 tahun. Bahkan sampai puluhan tahun. Biasanya kalau tidak terjadi apa-apa pohon alpukat hidup-hidup aja, tetapi bila pohon sudah tidak produktif lebih baik dilakukan peremajaan. Dengan mengganti pohon baru yang bisa menghasilkan banyak buah.

11. Cara Mengganti Tanaman Alpukat Lama Dengan Baru

Untuk mengganti tanaman lama dengan baru, bisa dilakukan dengan okulasi atau penyambungan pucuk. Kedua cara ini yang paling mudah dilakukan pada pohon alpukat. Bisa menghasilkan anakan yang lebih berkualitas dan sama dengan induknya. Oleh karena itu harus memilih indukan yang bagus dan tidak memiliki penyakit.

12. Cara Stek Pucuk Pohon Alpukat

Stek pucuk dilakukan pada tanaman yang berumur 6-7 bulan atau maksimal 1 tahun. Tanaman berasal dari biji yang sudah tua, tinggi sekitar 30 cm, dan pangkal batang belum berkayu. Langkah stek pucuk sebagai berikut: • Cari dahan yang masih muda dan berdiameter kurang 0,7 cm • Dahan potong miring sesuai celah yang terdapat di pohon pokok, sekitar 10 cm • Sisipkan dahan ke belahan di samping pohon pokok yang sudah dibalut • Bisa gunakan pita karet, kain berlilin, plastik atau rafia untuk mengikatnya • Lakukan penyambungan serendah mungkin dari tanaman pokok • Pohon yang disambung diletakan di tempat lembab, teduh dan tidak berangin • Dilakukan penyiraman rutin dan semprot fungsida • Bibit dipindahkan setelah berumur 9-16 bulan. Lakukan pemindahan saat musim hujan

13. Membuat Bibit Baru dari Biji

Pembuatan bibit baru dari biji, harus berasal dari buah yang matang dan berkualitas. Pastikan buah tersebut tidak cacat, dan tidak terkena penyakit. Selain itu memiliki daging buah yang tebal, enak dan manis. Anda bisa mengiringkan biji kemudian dimasukan ke dalam lubang untuk penyemaian. Bibit alpukat dengan biji tidak begitu disarankan karena kurang menguntungkan. Membutuhkan waktu lama untuk berbuah. Bisa mencapai 6-8 tahun. Buah yang dihasilkan juga belum tentu sama induknya.

Untuk budidaya buah alpukat lebih baik menggunakan cara vegetatif , seperti penyambungan atau okulasi. Lebih menguntungkan dan tidak butuh waktu lama untuk berbuah. Sekian artikel tentang cara menanam alpukat. Semoga bermanfaat.
Deskripsi: cara menanam alpukat harus memenuhi semua syarat yang dibutuhkan, sehingga menghasilkan tanaman yang berbuah dan berkualitas.

Disclaimer: bila ada pertanyaan kirim ke sealkazz.mizzu@gmail.com
Disqus Comments