Cara Menanam Pepaya Dari Biji Di Pekarangan Rumah (Cepat Berbuah)

Cara Menanam Pepaya dari biji - Cara menanam pepaya di pekarangan dari biji memang mudah, tetapi ada banyak hal yang harus diperhatikan. Sehingga menghasilkan tanaman yang berkualitas.

Sebelum berbicara mengenai cara penanaman, tahukan Anda bahwa buah pepaya sangat baik untuk sistem pencernaan. Kandungan seratnya tinggi, sehingga mampu melancarkan sistem pencernaan kita. Buah yang memiliki nama latin carica papaya ini memiliki kandungan vitamin dan nutrisi tinggi. Ada kandungan vitamin C, vitamin A dan nutrisi lainnya. Pepaya sangat mudah dibudidayakan, terutama di cuaca indonesia yang tropis. Karena pepaya berasal dari amerika bagian tengah, yang juga memiliki suhu mirip dengan indonesia. Untuk kesempatan kali ini, kita akan membahas cara menanam pepaya yang paling lengkap bagi pemula.


Contents

1. Pengertian  Pepaya dan Nama Latin Pepaya

Buah pepaya merupakan salah satu buah yang mudah ditemui di sekitar kita. Dengan harga yang murah tetapi memiliki rasa yang enak. Pepaya memiliki manfaat yang baik bagi tubuh kita. Seperti melancarkan pencernaan, mencegah penyakit jantung, meredakan peradangan, mencegah penuaan dini dan masih banyak lainnya.

Nama latin pepaya adalah Carica papaya L yang mana buah ini berasal dari daratan meksiko selatan dan amerika bagian utara. Tetapi kini pepaya sudah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Terutama tumbuh di negara-negara tropis seperti indonesia. Nama pepaya berasal dari bahasa belanda yaitu papaja. Di indonesia, pepaya memiliki nama banyak sekali. Orang sunda menyebutnya dengan gedang, orang jawa “kates”.

2. Klasifikasi Pepaya

• Kingdom : Plantae ( Tumbuhan )
• Subkingdom : Tracheobionta ( Tumbuhan berpembulu )
• Super Divisi : Spermatophyta ( Menghasilkan biji )
• Divisi : Magnoliophyta ( Tumbuhan berbunga )
• Kelas : Magnoliosida ( berkeping dua / dikotil )
• Sub Kelas : Dilleniidae
• Famili : caricaceae
• Genus : Carica
• Spesies : Carica papaya L

3. Jenis Varietas  Buah Pepaya 

Buah pepaya memiliki warna yang menggugah selera. Rasa yang manis dan enak, membuat kita ingin mencicipinya terus menerus. Buah pepaya dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain:




gambar perbedaan pepaya gunung, pepaya bangkok, pepaya hawaii, pepaya cibinong, dan pepaya calina / california


• Pepaya Cibinong
Pepaya cibinong memiliki ujung lancip dan bentuk buahnya memanjang. Di bagian pangkalnya kecil tetapi di bagian tengah terlihat membesar. Pepaya cibinong warna kulitnya hijau, dengan daging buah berwarna kuning kemerahan. Jika sudah matang, dibagian ujung buah berwarna kuning. Memiliki rasa yang manis dan lezat.

• Pepaya Hawai
Pepaya hawai memiliki ukuran kecil, beratnya hanya sekitar 0,6 kg saja. Ukuranya yang kecil, membuat satu buah pepaya hanya bisa dihabiskan satu orang saja. Banyak yang mengenal pepaya hawai dengan nama pepaya solo. Ciri-ciri pepaya hawai memiliki ukuran kecil, kulit buah matang berwarna kuning dan daging buah memiliki rasa manis. Selain itu bentuknya memang agak berbeda dengan jenis pepaya lainnya. Lebih bulat dagingnya.

• Pepaya california
Pepaya california merupakan jenis yang paling laris di pasaran. Memiliki bentuk buahnya lebih lonjong dan besar. Dibandingkan dengan jenis pepaya lainnya, pohon pepaya california lebih pendek. Di daerah boyolali jawa tengah, banyak yang membudidayakan jenis pepaya ini.. memiliki kulit yang tebal, daging buah kenyal tebal dan rasanya manis. Beratnya bisa mencapai 2 kilogram lebih.

• Pepaya Gunung
Pepaya gunung banyak tubuh di daerah wonosobo. Dikenal dengan nama carica, sering diolah menjadi manisan atau minuman. Tetapi ternyata buah ini berasal dari dataran tinggi andes, amerika selatan. Jenis pepaya gunung hanya tubuh di dataran tinggi. Memiliki ukuran pohon kecil dan cabang bertingkat. Bentuk buahnya bulat, panjang sekitar 6-10 cm. memiliki daging yang keras berwarna kuning jingga. Rasa buah agak masak tetapi harum. Memang rasanya sedikit berbeda dengan pepaya pada umumnya.

• Pepaya Bangkok
Pepaya bangkok dikenal sebagai jenis pepaya paling unggul. Memiliki bentuk buah yang sangat besar, bobotnya bisa mencapai 3,5 kg. memiliki daging buah yang manis dan enak. Pohonnya ada yang tinggi dan kecil. Warna kulit buahnya hijau dan sedikit menguning bila sudah matang.

4. Manfaat Pepaya Untuk Kecantikan dan Kesehatan

Manfaat pepaya bagi kesehatan tidak perlu diragukan. Pepaya memiliki serat tinggi yang baik untuk pencernaan kita. Jika anda memiliki masalah pencernaan, lebih baik untuk konsumsi buah pepaya. Bisa membantu melancarkan buang air besar. Selain itu pepaya bermanfaat untuk mencegah degenerasi makula, mempercepat proses penyembuhan luka, baik untuk diabetes, menyehatkan tulang, dan menguatkan sistem imun.

Untuk kecantikan pepaya bermanfaat untuk Mencerahkan Warna Kulit, Melembabkan Kulit, Mencegah Tanda Penuaan, Mengurangi Jerawat, Menyamarkan Noda, Merawat Kulit Kaki yang Pecah – Pecah, Menghilangkan Kapalan di Tangan dan Kaki, menghilangkan selulit, Mengencangkan Kulit, dan meremajakan kulit.

4.1 Kandungan Nutrisi (Gizi) Pepaya

Pepaya mengandung serat tinggi, mencapai 1,80 gram. Jumlah itu sama dengan 4,5% total kebutuhan serat yang dibutuhkan tubuh. Selain itu mengandung karbohidrat 9,81 gram yang membuat kita tetap kenyang. Oleh karena itu, banyak orang diet yang mengkonsumsi buah pepaya. Walaupun mengandung karbohidrat tinggi, buah pepaya tidak mengandung kolesterol atau lemak. Sehingga aman untuk proses menurunkan berat badan.

Selain itu buah pepaya juga mengandung vitamin b kompleks, seperti Niacin, folat, Pyridoxine, Pantothenic acid, dan thiamin. Kandungan vitaminnya pun sangat lengkap. Mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin E, dan vitamin K. kandungan nutrisi di dalam buah pepaya memang sangat lengkap. Didalamnya juga mengandung zat besi, kalsium, zinc, pospor, magnesium, betakarotin, lutein zeaxanthin dan beta crypton xanthin. Di dalam buah pepaya mengandung senyawa kimia papain. Senyawa kimia ini digunakan untuk membantu melancarkan pencernaan.



gambar informasi gizi kandungan pepaya

• Ukuran Porsi: 100 gram (g) terdapat kandungan :
• Kilojoule : 163 kj
• Kalori : 39 kkal
• Lemak : 0,14 g
• Lemak Jenuh : 0,043 g
• Lemak tak Jenuh Ganda : 0,031 g
• Lemak tak Jenuh Tunggal : 0,038 g
• Kolesterol : 0 mg
• Protein : 0,61 g
• Karbohidrat : 9,81 g
• Serat : 1,8 g
• Gula : 5,9 g
• Sodium : 3 mg
• Kalium : 257 mg

5. Cara Menanam Pepaya di Pekarang Maupun di Pot / PolyBag

Ada beberapa langkah yang harus dilakukan untuk menanam pepaya. Buah ini sangat mudah dibudidayakan, tetapi bila ingin hasil yang berlimpah. Anda harus memberikan perawatan dengan benar. Berikut ini beberapa langkah yang harus dilakukan.

5.1 Pemilihan Bibit Pepaya

Untuk menghasilkan buah yang berkualitas,harus menggunakan bibit terseleksi. Memilih bibit berkualitas tidaklah mudah, penuh dengan keterampilan atau ketelitian. Untuk pemula bisa membeli bibit di toko pertanian. Anda bisa mengambil dari pohon pepaya yang hasil buahnya bagus. Yang bebas penyakit, tidak catat, buah memanjang dan rasa buah manis.

Biji pepaya ada yang berwarna hitam dan putih pucat. Biji yang berwarna putih pucat merupakan biji yang sudah mati, bila ditanam tidak akan tumbuh. Sedangkan biji hitam merupakan biji yang bisa anda tanam. Tetapi hanya 25%-50% yang bisa tumbuh menjadi buah yang bagus. Sisanya hanya menjadi pohon jantan dan betina.

Biji yang berada di ujung buah memiliki kualitas lebih bagus dibandingkan biji di bagian pangkal. Oleh karena itu lebih baik mengambil biji dari ujung ke tengah, jangan dari pangkal buah.

Jika Anda ingin membuat sendiri biji pepaya maka Anda dapat scroll ke bawah bagian membuat bibit baru dari pepaya. Namun jika Anda tidak mau repot, maka Anda dapat membeli benih bibit berkualitas di bukalapak seperti ini :



contoh benih pepaya berkualitas dari BLST

harga yang ditawarkan di pasaran saat artikel ini ditulis (28-07-2018) adalah :
• Isi 150 biji : Rp. 65.000
• Isi 50 biji : Rp. 40.000
• Isi 30 biji : Rp. 25.000
• Isi 10 biji : Rp. 11.000.

5.2 Cara Menanam Pepaya di Pot Atau PolyBag

Ada dua cara menanam pepaya, langsung di perkarangan atau menggunakan pot. Jadi bila tidak memiliki lahan luas, anda bisa menanam pepaya di perkarangan. Untuk bisnis, lebih baik di lahan yang luas. Karena lebih hemat biaya dan tenaga. Sebelum di tanam, biji harus di semaikan terlebih dahulu. Bibit yang sudah dewasa, berumur 2-3 bulan bisa dipindahkan ke lahan atau pot yang lebih besar.

  1. Pilih biji pepaya yang tersertifikasi. Biasanya biji pepaya yang tergolong bagus berbungkus foil dengan merek dari pengembang yang sudah teruji. Jangan pilih biji pepaya yang dibungkus dengan plastik klip kecil. Kemasan bungkus plastik kecil kurang menjamin kedap udara, sehingga kadang biji menjadi rusak dan gagal/telat berkecambah. Apalagi kalau bijinya sudah disimpan lama. Pertimbangkan juga pemilihan jenis varietas yang dipilih, kalau hendak dibudidayakan skala bisnis usahakan bibit yang berprospek bagus. Beberapa contoh varietas pepaya yang bagus antara lain, Pepaya California (IPB 9/Calina), Pepaya Thailand (Bangkok/IPB 6) dan Pepaya California Orange Lady.
  2. Proses pengecambahan dimulai dengan cara merendam biji pada air biasa yang dingin. Amati biji. Pisahkan biji yang tenggelam dan yang terapung. Jangan gunakan biji yang terapung. Biji ini kemungkinan tetap dapat tumbuh tapi pertumbuhan tidak normal, telat berkecambah dan hasil buahnya buruk.
  3. Biji yang tenggelam dipilih, kemudian direndam dalam air hangat kuku. Kemudian biarkan air mendingin sendiri. Rendaman tahap ini dilakukan selama 24 jam
  4.  Setelah 24 jam, tiriskan, kemudian cuci biji perlahan, kemudian taruh di wadah yang mudah tiris sendiri, bisa gunakan besek (kotak dari anyaman bambu) atau tampah 
  5. Tutup wadah dengan kain yang cukup tebal, biasanya kain lebar yang dilipat 3-4 kali.
  6. Sirami kain pembungkus apabila kering, usahakan langsung tiris dengan sendirinya.
  7.  Sekitar 9 hari kemudian kecambah biji pepaya sudah bermunculan.
  8.  Ketika sudah berkecambah, sortir kecambah, kelompokkan yang ukurannya sama. Mulai masukkan kecambah ke polybag berisi media tanam (bisa dipakai tanah:kompos 1:1) dari yang kelompok ukuran terkecil ke yang paling besar. Hal ini agar kita mempunyai set kelompok yang dapat berbuah secara serempak.
  9. Masukkan biji ke polybag dan tutup dengan tanah yang lembut dengan tambahan ketebalan sekitar 1 cm.

Ini adalah contoh media tanam yang mudah di jumpai di daerah penulis (bogor):




5.3 Cara Menanam Pepaya Di Pekarangan atau Kebun


Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan dalam pengolahan tanah buah pepaya. Sehingga bisa mempengaruhi banyaknya buah yang tumbuh. Berikut ini beberapa langkah yang harus anda lakukan:
  • Proses persiapan dengan membersihkan semak, rumput dan kotoran lain. Kemudian bajak dan gemburkan. Bila menggunakan pot, pilihlah campuran tanah yang baik. anda bisa mencampurkan tanah, pupuk dan sekam dengan perpandingan 2:1:1. Kalau menanamnya sedikit di pekarangan pakai media tanam saja, beli di tukang tanaman karena jika beli online mahal di ongkos kirim (pengalaman)
  • Untuk penanaman di pekarangan atau lahan, anda harus membentuk bendengan. Ukuran lebarnya 200-250 cm, panjang secukupnya, tinggi 20-30 cm, dan jarak antar bendengan 60 cm. dengan jarak yang tepat, pertumbuhan pepaya bisa lebih baik. Buatlah lubang dengan ukuran 50 x 50 x 40 cm di bedengan dengan jarak tanam 2 x 2,5 m. Jika Anda menanam di pekarangan tidak perlu bedengan, ini jika Anda membuat kebun pepaya.
  • Apabila lahan yang ditanam memiliki sifat asam (PH kurang dari 5), anda harus menambahkan 1 kg dolomoit, setelah pemberian pupuk. Biarkan selama 1-2 minggu.
  • Terakhir tanah harus diberi pupuk, sebelum proses penananam. Sebelum diberi pupuk, tanah harus dikeringkan dulu selama 1 minggu. Kemudian tutup dengan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kadang matang.
  • Bila tanah sudah siap, anda bisa melakukan proses penanaman. Sebelum ditanami, lubang dibiarkan kosong terlebih dahulu. Tiap lubang diisi 2-4 buah biji. Nanti bisa terlihat, tanaman yang jantan, betina atau berkelamin dua.

5.4 Kebutuhan Air dan Sinar Matahari Pada Tanaman Pepaya

Untuk meningkatkan pertumbuhan pepaya, anda harus memperhatikan iklim di lingkungan tersebut. Termasuk kebutuhan air dan sinar matahari tanaman. Buah pepaya termasuk tanaman yang mudah dibudidayakan, karena bisa tumbuh di dataran tinggi maupun rendah, tergantung varietas pepayanya. Untuk menghasilkan buah berkualitas, Inilah hal yang harus diperhatikan.

  • Tipe iklim basah sampai sedang
  • Curah hujan sepanjang tahun 1000 - 2000 mm per tahun. Dengan kedalaman air 0,5 - 2.0 meter
  • Temperatur 15 - 35 derajat celcius, maksimum 23 - 27 derajat celsius
  • Kelembaban udara 40 %
  • Ketinggian permukaan 500 -1000 meter di atas permukaan laut.
  • Untuk lahan kering, harus dilakukan penyiraman secara rutin. Karena pohon pepaya membutuhkan air yang banyak. untuk bibit sekitar 1-2 loter per hari. tanaman muda 10-20 liter per hari dan tanaman yang sedang berbuah 20-30 liter perhari. Anda bisa menggunakan selama atau irigasi tetas untuk proses penyiraman.

5.5 Cara Pemupukan Pepaya

Bila ingin hasil yang berlimpah, anda harus melakukan pemupukan dengan tepat. Buah pepaya termasuk jenis buah yang membutuhkan banyak pupuk. Sehingga mampu berbunga banyak dan menghasilkan buah berkualitas. Inilah cara pemberian pupuk pohon pepaya.

  • Setiap minggu setelah proses penanaman, beri pukul ZA 50 gram, urea 25 gram, TSP 25 gram dan KCI 25 gram. Campur pupuk kemudian ditanam melingkar di sekitar pohon
  • Setelah berumur satu bulan, lakukan pemupukan dengan komposisi 25 gram urea, 75 gram ZA, 40 gram KCI dan 75 gram TSP
  • Saat berumur 3-5 bulan beri pupuk 50 gram urea, 75 gram ZA, 50 gram KCI dan 75 gram TSP
  • Setelah umur 6 bulan, beri pupuk 60 gram urea, 100 gram ZA, 75 gram KCl dan 75 gram TSP setiap 1 bulan sekali sampai masa panen

Untuk jumlah pupuknya, bisa sesuaikan dengan pohon pepaya yang anda tanam. Semakin luas lahanya, semakin banyak jumlah pupuknya.


5.6 Cara Polinasi (Penyerbukan) Buatan Pada Pohon Pepaya 

Adakalanya beberapa pohon tidak mampu berbuah, karena tidak terjadi penyerburkan atau polinasi. Oleh karena itu, anda harus melakukan polinasi buatan. Caranya sangat mudah, carilah tanaman yang tumbuh dengan baik setiap tahunnya. Kemudian ambil bunga jantan yang terletak di ujung bunga majemuk. Pasangkan dengan bunga betina, kemudian tutup dengan kantong kain, ikat rapat-rapat. Sebelum bunga betina mekar, serbuklah tepung sari dengan bunga jantan. Nantinya akan muncul pertumbuhan bakal buah baru yang sama dengan sifat induknya.

5.7 Hama dan Penyakit Pada Tanaman Pepaya

• Hama
Ada banyak jenis hama yang bisa mengganggu tumbuh kembang pepaya. Antara lain hama tungau merah, kutu daun, kutu putih dan masih banyak lainnya. Bila tanaman terkena hama, harus segera dikendalikan. Sehingga tidak mengganggu tanaman lainnya.

• Penyakit
Penyakit yang sering mengganggu tanaman pepaya, biasanya disebabkan oleh virus mosaik, jamur, busuk buah, roboh semai, pangkal batang, leher akar dan nematoda. Anda harus mengenali gejalanya, sehingga bisa diatasi segera mungkin.

5.8 Cara Mengatasi Hama dan Penyakit Pada Tanaman Pepaya

Cara mengatasi hama dan penyakit tergantung dari jenisnya. Anda harus mengenali gejalanya sejak awal, sehingga tidak menyebar ke pohon lain. Untuk hama tungau merah misalnya dengan membersihkan gulma di sekitar tanaman, karena menjadi tempat berlindung tungau. Selain itu bisa memakai akarisida. Pemberian pestisida, bisa menjadi cara untuk mengatasi hama dan penyakit di pohon pepaya.

6. Rekomendasi Tumpang Sari Pepaya

Ada dua hal yang harus diperhatikan jika ingin tumpang sari pepaya dengan tanaman lain. Pastikan tanaman tersebut memiliki umum yang pendek, maksimal 4 bulan. Kemudian pilih tanaman yang tidak mudah menularkan penyakit ke pepaya. Contoh tanaman yang bisa tumpang sari dengan pepaya antara lain timun, serai, jagung, kacang hijau, kacang tanah, terong, kacang panjang, jahe dan lainnya. Cabai tidak termasuk, karena memiliki umur yang panjang.

7. Waktu / Umur dan Cara Memanen Pepaya

Tanaman pepaya dapat dipanen setelah berumur 9-12 bulan. Buah dipetik ketika sudah memberikan ciri buah matang. Dengan warna kulit menguning, sehingga hasilnya bagus. Proses memanennya dengan menggunakan songo untuk pohon yang tinggi. Songo merupakan bambu yang dibagian ujungnya terdapat kerajang kerucut. Untuk pohon yang pendek, anda bisa memanennya langsung. Periode panenya setiap 10 hari sekali.

8. Cara Menyimpan Hasil Panen Pepaya

Pepaya merupakan jenis buah klimaterik, sehingga harus diperlakukan dengan baik. sehingga masa simpannya lebih panjang. Anda bisa membungkus buah dengan plastik tanpa lubang. Di dalamnya diisi dengan potongan kecil batu bata yang telah tercampur dengan larutan KmnO4. Cara ini bisa memperlambat kematangan buah sampai 32 hari dan bisa disimpan dalam waktu 36 hari.

Untuk buah yang segar dan langsung dijual dengan tingkat kematangan 25 %. Bisa dibungkus dengan plastik berlubang dan kertas koran, kemudian masukan ke karton dan beri penyekat potongan kertas. Setiap karton harus diisi buah yang tepat, sehingga mengurangi kerusakan buah.

9. Cara Memelihara Pohon Pepaya Yang Sudah Tumbuh

Tanaman pepaya membutuhkan pemeliharaan rutin, sehingga bisa tumbuh dengan baik. anda harus melakukan beberapa hal yaitu
  • Penjarangan dan penyulaman
  • Penyiangan
  • Pembubunan
  • Pemupukan
  • Pengairan dan penyiraman
  • Pengendalian hama penyakit

10. Berapa Lama Pohon Pepaya Dapat Hidup

Pohon pepaya dilakukan pemanenan setelah berumur 9-12 bulan. Panen dilakukan 10 hari sekali. Setiap pohon bisa menghasilkan 30 -150 buah. Setelah paneh pertama, pohon pepaya akan terus berbuah. Tetapi setelah berumur 4 tahun lebih baik dilakukan pembongkaran kebun dan dilakukan pergantian pohon pepaya baru karena sudah tidak produktif lagi.


11. Cara Mengganti Tanaman Pepaya dengan Pepaya Baru

Setelah tanaman berumur 4 tahun, anda harus mengganti pohon yang lama dengan yang baru. Cara pergantiannya bisa menggunakan metode cangkok. Terutama pada pohon yang berkualitas dengan hasil buah baik. anda juga bisa melakukan pergantian dengan tanaman baru yang berasal dari biji.

12. Cara Stek/Cangkok

Proses pencangkokan bisa dilakukan untuk menambah masa produktif tanaman. Dengan cara berikut ini:
  • Mencari pohon induk yang berkualitas dan tua, umur sekitar 4 tahun
  • Potong pohon dengan ketinggian 60-75 cm dari permukaan tanah
  • Bekas potongan di tutup dengan kantong plastik sebagai pelindung batang
  • Tunggu sampai tumbuh cabang atau tunas baru yang siap di cangkok
  • Jika tunas sudah membentuk lengkungan, tarik cabang secara perlahan
  • Pindahkan ke media campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1
  • Beri bahan kayu untuk menjaga posisi batang supaya tidak bengkok

13. Membuat Bibit Baru dari Biji

untuk pembuatan bibit baru dari biji ada beberapa syarat dan langkah yang harus diperhatikan antara lain:

13.1 Kriteria buah untuk benih

  • Buah berasal dari pohon berkualitas. Tidak cacat, bentuk buah memanjang, dan bebas dari penyakit
  • Berumur 4-5 bulan setelah proses penyerbukan
  • Pilih buah dengan warna kulit hijau kekuningan. Jadi bukan warna terlalu kuning atau masih hijau
  • Simpan buah sampai matang 100%

13.2 Pemilihan biji untuk benih Pepaya

  • Potong buah 2/3 dari buah. Bagian pangkal dan ujung tidak perlu digunakan,
  • Pilih biji yang berwarna hitam legam
  • Campurkan abu gosok dan benih di wadah kemudian remas, sehingga semua sarkotesta lepas
  • Bilas sampai bersih kemudian rendam di air
  • Ambil benih yang tenggelam, yang terampung dibuang
  • Keringkan benih di nampah yang diberi kertas koran atau tisu bersih
  • Keringkan sekitar 4-5 hari.
  • Biji siap disemaikan

Dengan melakukan semua cara menanam pepaya diatas, anda bisa menghasilkan buah pepaya yang berkualitas dan jumlah panennya berlimpah.

Disclaimer: bila ada pertanyaan kirim ke sealkazz.mizzu@gmail.com
Disqus Comments