Cara Menanam Mangga Dari Biji Di Pekarangan Agar Cepat Berbuah

Cara Menanam Mangga Dari Biji Agar Cepat Berbuah - Siapa yang tidak suka dengan buah mangga? Semua orang pasti menyukainya, selain rasanya yang enak buah mangga juga memiliki manfaat banyak sekali. Buah musiman ini bisa tumbuh dengan baik di iklim indonesia. Varietas mangga di indonesia pun semakin banyak. Beberapa waktu yang lalu, popular mangga alpukat yang memiliki rasa manis dan bisa dimakan seperti memakan alpukat. Mangga bisa menjadi bisnis yang menguntungkan. Oleh karena itu banyak orang yang mulai belajar membudidayakannya. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas cara menanam mangga di lahan luas baik menanam mangga dari biji maupun cara menanam mangga dengan cangkok atau okulasi, sehingga hasil buahnya berkualitas seperti induknya.

Contents

1. Mengenal Sejarah Buah Mangga

Menurut catatan sejarah buah mangga berasal dari india, sekitar abad ke-4 sebelum masehi. Pertama kali ditemukan oleh alexander agung di daerah lembah indus india. Para pedagang india membawa buah ini menjelajah ke seluruh dunia, hingga akhirnya bisa tumbuh di berbagai negara. Saat ini florida termasuk negara penghasil buah mangga terbesar dengan kualitas buah yang bagus. Di indonesia buah mangga sudah dibudidayakan menjadi beberapa varietas, saling dikawinkan, sehingga menghasilkan varietas baru yang lebih berkualitas.

1.1 Eksposisi Tanaman Mangga

Buah mangga adalah tanaman buah asli yang berasal dari India kemudian selanjutnya menyebar ke berbagai daerah di wilayah Asia Tenggara.

Tanaman buah mangga dapat tumbuh dengan sangat baik dengan daerah yang memiliki masa kering / kemarau selama 3 bulan. Masa kering tersebut diperlukan tanaman mangga sebelum maupun saat pohonnya berbunga.

1.2 Deskripsi Tanaman Mangga

Tanaman mangga termasuk kedalam kelompok buah batu (drupa) yang berdaging dengan ukuran dan bentuk yang sering berubah bergantung dengan macamnya.

Buah mangga berbentuk bulat adalah mangga gedong. Buah mangga berbentuk bulat telur yaitu mangga gadung, indramayu, dan arumanis. Sedangkan yang lonjong memanjang adalah mangga golek. Panjang buah mangga kira-kira 25- 30cm. Biji mangga terdiri dari dua keping, ada yang monoembrional dan ada pula yang poliembrional.

2. Klasifikasi Mangga

  • Kingdom: Plantae (Mahluk hidup berupa Tumbuhan)
  • Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan yang berpembuluh)
  • Super Divisi: Spermatophyta (Tumbuhan yang Menghasilkan biji)
  • Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan yang bisa berbunga)
  • Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua atau dikenal dengan istilah dikotil)
  • Sub Kelas: Rosidae
  • Ordo: Sapindales
  • Famili: Anacardiaceae
  • Genus: Mangifera
  • Spesies: Mangifera indica L.

2. 1 Jenis Buah Mangga

Dengan perkembangan teknologi, jenis buah mangga semakin bervariasi. Banyak jenis mangga impor yang mulai dibudidayakan di indonesia, kemudian di silangkan dengan mangga lokal untuk mengasilkan jenis yang lebih bagus. Berikut ini beberapa jenis buah mangga yang popular di pasaran.



• Buah Mangga Gedong Gincu
Mangga yang satu ini dikenal karena warna kulit buahnya yang cerah serupa warna-warna gincu wanita.


• Buah Mangga Manalagi
Mangga manalagi termasuk mangga lokal yang disukai banyak orang. Memiliki rasa yang manis yang pas dan daging buah tebal. Jenis ini banyak dibudidayakan di daerah situbondo, jawa timur. Memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan mangga golek. Saat matang, warna kulit tetap hijau tapi agak keabuan. Dibagian kulitnya banyak bintik putih. Saat masih muda pun rasanya enak, tidak terlalu asam.


• Buah Mangga Madu.
Buah yang satu ini manisnya kabarnya serupa manis madu.

• Buah mangga Kemang.
Buah ini dikenal dengan kulit buahnya yang kuning kecoklatan

• Buah mangga Lalijiwo.
Mangga yang satu ini kabarnya memiliki rasa yang nikmat sampai “lali jiwa” saat menyantapnya.

• Buah mangga Nam Dok Mai
Buah mangga asal pepaya yang kulitnya berwarna kuning.

• Buah mangga Endog.
Mangga ini memiliki ukuran buah yang mini serupa telur.

• Mangga arumanis
Mangga arumanis merupakan jenis mangga yang sangat popular. Memiliki bentuk yang lonjong dan bagian ujungnya meruncing. Pohon mangga arumanis banyak ditemukan di indonesia, bahkan di depan rumah banyak yang menanamnya. Memiliki tekstur daging lembut, kulit berwarna hijau dan dagingnya manis.

• Mangga Apel
Dinamakan mangga apel, karena bentuknya mirip dengan buah apel. Mangga ini berasal dari singapura, memiliki dua jenis yaitu yang kulitnya merah dan hijau. Untuk mangga berkulit hijau memiliki rasa yang asam. Sedangkan kulit yang merah memiliki rasa yang manis, harum dan tekstur daging halus.

• Mangga alpukat
Sejak akhir tahun lalu, mangga alpukat sangat laris di indonesia. Banyak orang yang mencarinya dan mencoba mencicipinya,. Mangga khas pasuruan ini dinamakan mangga alpukat karena bisa dikonsumsi tanpa harus dikupas, anda bisa membelahnya menjadi dua kemudian di sendok seperti alpukat. Buah ini merupakan hasil persilangan antara mangga madu dan mangga gadung.

• Mangga Golek
Mangga golek berbentuk lonjong panjang, sedikit lebih panjang dibandingkan buah mangga umumnya. Memiliki tekstur buah yang manis dan tidak berserat. Termasuk mangga lokal yang unggul dan banyak dibudidayakan.

Mangga Malibu
Merupakan mangga impor dari australia yang rasanya seperti kelapa. Mangga ini merupakan hasil kawin silang antara mangga irwin dan kensington pride.

Selain varietas diatas, masih banyak jenis mangga yang bisa anda konsumsi.

3. Manfaat Mangga Bagi Kesehatan

Konsumsi mangga baik untuk kesehatan, karena kandungan nutrisinya sangat lengkap. Rasa manis buah mangga pun aman untuk kesehatan, tidak menyebabkan penyakit berbahaya. Berikut ini beberapa manfaat mangga bagi kesehatan.
  • Mengatasi diabetes
  • Mencegah degenerasi macula
  • Mencegah penyakit jantung
  • Mencegah kanker
  • Menguatkan tulang
  • Melancarkan sistem pencernaan
  • Mengontrol kadar kolesterol
  • Membuat mata sehat

3.1. Manfaat Mangga Bagi Kecantikan

Buah mangga selain dapat bermanfaat pada kesehatan, juga dapat memberikan manfaat lebih pada kecantikan. Berikut adalah beberapa manfaat buah mangga untuk kecantikan.
  • Mengatasi bintik hitam pada wajah menggunakan bubuk kulit mangga yang dikeringkan
  • menyembuhkan jerawat dengan air rebusan daging mangga.
  • Mengatasi kulit terbakar sinar matahari dengan cara mengoleskan daging buah mangga pada kulit yang terbakar selama 5 - 15 menit
  • Melembapkan rambut

3.2 Kandungan Nutrisi Buah Mangga

Kandungan nutrisi di dalam buah mangga sangat lengkap. Hampir semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh terdapat di mangga. Inilah kandungan gizi di dalam buah mangga per 100 gram:
  • Energi 65 kal
  • Karbohidrat 17 gram
  • Serat 1,8 gram
  • Gula 14,8 gram
  • Protein 0,51 gram
  • Lemak 0,27 gram
  • Beta karoten 445 mg
  • Vitamin A 38 gram
  • Vitamin B5 0,160 gram
  • Vitamin B3 0,584 gram
  • Vitamin B2 0,057 gram
  • Vitamin B1 0,058 mg
  • Vitamin B6 0,134 gram
  • Vitamin B9 14 gram
  • Vitamin C 27,7 gram
  • Kalsium 10 mg
  • Besi 0,13 mg
  • Magnesium 9 mg
  • Fosfor 11 mg
  • Kalium 156 mg
  • Seng 0.04 mg

4. Cara Menanam Mangga Agar Cepat Berbuah

Menanam mangga bisa melalui biji, cangkok atau okulasi. Anda harus mencari bibit yang berkualitas, untuk menghasilkan buah mangga yang baik. berikut hal yang harus diperhatikan dalam cara menanam mangga.

4.1 Memilih Bibit Mangga

Bibit mangga di pilih dari induk yang berkualitas, pastikan pohon induk menghasilkan buah mangga yang berkualitas. Memiliki daging tebal, manis, selalu berbuah rutin dan tidak memiliki penyakit. Bila menggunakan metode okulasi atau pencangkokan, juga harus melakukan cara yang sama. Pastikan induknya berasal dari pohon yang berkualitas.

Teknik untuk mendapatkan bibit mangga adalah sebagai berikut:
  1. Kupas kulit mangga dan ambil dagingnya. Kemudian sisakan biji mangga saja.
  2. Kemudian keringkan biji mangga tersebut dengan cara dijemur pada siang hari. Pengeringan ini bertujuan untuk membuat lapisan kulit biji atau disebut dengan pericarp mangga pecah. 
  3. Setelah pecah ambil keping lembaganya atau disebut dengan kotiledon. Kotiledon inilah yang akan Anda gunakan untuk bibit mangga yang akan ditama,.
  4. Untuk mengambil kotiledon dari penicarp juga bisa dengan cara manual namun memang sedikit sulit yaitu dengan menusuk ujung penicarp secara perlahan menggunakan pisau di bagian yang terasa kosong atau berongga. Kemudian iris perlahan penicarpnya. dengan hati-hati supaya kotiledon tidak tergores. Berikut adalah fotonya


Jika Anda bingung memilih mana bibit yang bagus, silahkan ke bukalapak dan ketikan "bibit mangga". Disana terdapat berbagai jenis bibit mangga berkualitas langsung dari penjual. Jangan lupa untuk melihat review penjualnya.

4.2 Cara Semai Bibit Mangga

Teknik semai biji mangga adalah sebagai berikut:
  1. Setelah Anda mendapat kotiledonnya, segera siapkan lubang semai ukuran 30 x 40 cm atau menggunakan pot maupun menggunakan polybag
  2. Gunakan media tanam campuran tanah dan pupuk kandang (3:1), atau beli saja media tanam di tukang tanaman,
  3. Setelah dimasukkan kedalam lubang, segera tutup dengan plastik atau sisa daun yang berjatuhan, namun pastikan tanah tidak lembap.
  4. Sirami bibit setiap hari agar bibit tidak kekurangan air. Dalam waktu 2 minggu seharusnya bibit mangga akan mulai berkecambah
Berikut adalah contoh media tanam :


4.3 Cara Menanam Mangga Di Pot

Buah mangga termasuk tanaman yang bisa di tanam di dalam pot atau dikenal dengan tabulampot. Karena akar pohon mangga tidak terlalu besar dan banyak jenis mangga yang dikerdilkan. Sehingga tanaman tidak tumbuh tinggi. Anda juga bisa menanam buah mangga di pekarangan atau lahan besar. Proses penanaman dan perawatannya lebih mudah. Jadi tinggal sesuaikan dengan kebutuhan anda.
  • Siapkan tanah gempur dan pupuk dengan perbandingan 1:1 atau beli saja media tanam di toko tanaman. 
  • Setelah bibit yang sebelumnya disemai di polibag mulai tumbuh, jika sudah besar bisa dipindah ke pot drum berukuran besar.
  • Berikan air dan pupuk. Jika tidak mau ribet pakai saja pupuk cair organik, bisa beli di toko tanaman atau beli online di bukalapak.

Contoh pupuk :


Silahkan beli di bukalapak.

4.4 Cara Menanam Mangga Di Pekarangan

  • Mencari lahan yang bagus yaitu tanah gembur yang mengandung lempung dan pasir dalam jumlah seimbang. Derajat keasamannya sekitar 5.5 - 5.7. lebih baik di tanam di daerah dengan musim kering, bila terkena hujan terus menerus membuat pohon terkena hama penyakit.
  • Penanaman di lahan terbuka, harus melakukan penyiangan. Dengan mematikan alang-alang atau rumput liar yang mengganggu, tapi tidak menggunakan cairan perusak rumput karena itu dapat merusak tanah (racun).
  • Bajak tanah untuk menghilangkan tanah yang masih bongkahan berukuran besar.
  •  Untuk tanah yang kurang subur, jaraknya dirapatkan sedangkan tanah subur harus direnggangkan. Jarak tanamnya sekitar 10 m.
  • Dua minggu sebelum proses penanaman, berikan pupuk kandang di lahan. Diamkan selama 1-2 minggu. Masukan ke dalam lubang yang digunakan untuk menanam bibit muda. Untuk lebih optimal bisa ditambahkan pupuk cair SUPERNASA (0,5 sdm / + 5 lt air/pohon).

pupuk SUPERNASA :


4.5 Kebutuhan air dan sinar matahari

Pohon mangga yang baru saja ditanam membutuhkan air lebih banyak. karena sistem akar belum terbentuk sempurna. oleh karena itu, anda harus melakukan penyiraman setiap minggu. Perawatan ini dilakukan maksimal sampai pohon berumur delapan minggu. Kecuali kondisi cuaca sering hujan, pengairannya bisa dikurangi.

Pohon mangga bisa tumbuh subur di tempat yang memperoleh sinar matahari cukup. Bila cuaca sering hujan, akan membuat pohon mangga mudah terkena hama penyakit. Saat penyemaian, juga harus diletakan di tempat yang cukup sinar matahari.

4.6 Pemupukan Buah Mangga

Pemupukan buah mangga bisa menggunakan pupuk organik maupun anorganik dengan takaran sebagai berikut ini.

4.6.1 Rekomendasi Pemupukan

  • Pupuk kandang diberikan dosis sebanyak 1x pada awal musim hujan dengan cara dibenamkan disekitar tanaman. Untuk mangga umur 1 - 5 tahun berikan 30 kg pupuk kandang, sedangkan umur 6 - 15 tahun berikan 60kg pupuk kandang. Optimalkan dengan pupuk SUPERNASA. Jika pupuk kandang sulit Anda dapatkan gunakan pupuk SUPERNASA:
    1. Alternatif 1: 0.5 SDM /5lt air per tanaman
    2. Alternatif 2: 1 botol SUPERNASA encerkan kedalam 2lt air jadikan larutan induk. Kemudian setiap 1lt air diberikan 20ml larutan induk tadi untuk menyiram per pohon mangga
  • Berikan SUPERNASA selanjutnya setiap 3 - 4 bulan sekali
  • Semprot POC NASA (4-5 tutup / tangki) atau lebih optimal ditambahkan dengan HORMONIK (1 tutup) per tangki dengan frekuensi 1 - 3 bulan sekali
  • Pupuk NPK setiap 2x setahun di awal bulan November - Desember, dan di akhir musim hujan yaitu April - Mei dengan dosis :


4.6.2 Pupuk Organik

  • Umur 1-2 tahun : 10 kg pupuk kandang
  • Umur 2,5 - 8 tahun : 2,5 kg abu, 0,5 kg tepung tulang
  • Umur 9 tahun : 50 kg pupuk kandang, tepung tulang bisa diganti dengan pupuk kimia Sp-36, 15 kg abu
  • Umur lebih dari 10 tahun : 50 kg tepung tulang, 100 kg pupuk kandang, 15 kg abu
  • Masukan pupuk di dalam parit yang mengelilingi pohon dengan kedalaman 5 cm

4.6.3 Pupuk anorganik

  • Umur 1-2 bulan : NPK 100 gram/tanaman
  • Umur 1,5 - 2 tahun : NPK 1000 g/tanaman
  • Tanaman sebelum berbunga : ZA 1.750 gram/tanaman, KCI 1.080 gram/tanaman
  • Tanaman saat berbunga : ZA 1.380 gram/tanaman, kalsium fosfat 970 gram/tanaman, KCI 970 gram/tanaman
  • Tanaman setelah panen: kalsium fosfat 1.940 gram/tanaman, ZA 2700 gram/tanaman, KCI 1.940 gram/tanaman

4.7 Hama dan penyakit

Tanaman mangga perlu perawatan agar dapat menghasilkan buah yang lebat, oleh karena itu sebaiknya Anda juga perlu mengetahui penyakit dan hama apa saja yang mengganggu tanaman mangga.

4.7.1 Hama


  • Kepik mangga (Crypthorrhynocucus gravis)- Kepik mangga menyerang bagian buah dan masuk ke dalam buah sehingga membuat buah rusak.
  • Bubuk buah mangga - Hama ini menyerang bagian buah sampai ke tunas mudah. Kulit terlihat normal, tetapi saat dibelah bagian daging buah di makan hama.
  • Bisul daun (Procontarinia matteiana) - Bisul daun ditandai dengan gejala daun berwarna hijau, coklat dan kemerahan.
  • Lalat buah - Ditandai dengan gejala buah busuk, jatuh dan produktivitas tanaman menurun.
  • Wereng - Jenis wereng yang menyerang pohon mangga berbeda dengan wereng yang menyerang padi. Jenis wereng ini menyerang rangkaian bunga, daun, dan ranting. Mereka mengeluarkan cairan manis, sehingga membuat semut api muncul dan merusak kuncup atau tunas. Bahkan bisa menimbulkan jamur kerak hitam.
  • Tungau - Tungau akan menyerang daun mangga yang mudah. Selain itu akan menyerang bagian permukaan daun mangga bawah dan rangkaian bunga.
  • Codot - Codot akan memakan buah yang sudah matang di malam hari, sehingga buah busuk dan rusak.

4.7.2 Penyakit


  • Penyakit mangga  - Disebabkan oleh jamur gloeosporium mangifera, sehingga menyebabkan buah busuk, bunga layu, daun mengulung dan muncul bintik hitam.
  • Penyakit diplodia - Disebabkan oleh jamur diplodia, tumbuh dibagian luka tanaman yang masih muda hasil okulasi.
  • Cendawa jelaga - Penyebabnya virus meliola mangifera dan jamur capmodium mangiferum. Penyakit ini membuat daun menjadi berwarna hitam, mirip seperti beludu
  • Bercak karat merah - Disebabkan oleh jamur colletotrichum gloeosporiodes, menyerang bagian ranting, daun, bunga dan tunas sehingga muncul bercak merah. Penyakit ini bisa mempengaruhi proses pembuahan mangga yang menurun.
  • Kudis buah - Penyakit kudis buah menyerang bagian ranting, bunga, tangkai bunga, dan daun. Ditandai dengan munculnya bercak kuning dan berubah menjadi abu-abu. Pohon yang terkena penyakit ini akan membuat buang terjatuh dan tidak terjadi pembuahan.
  • Penyakit blendok - Disebabkan oleh jamur diplodia recigensis yang dibawa oleh kumbang Xyleborus affinis. Jamur ini menyebabkan getah di pohon berubah warna menjadi hitam atau cokelat.

4.8 Cara Mengatasi Hama dan Penyakit

Untuk mengatasi hama dan penyakit pohon mangga, harus sesuai dengan penyakitnya. Anda harus tahu gejala yang muncul dari setiap hama penyakit. Sehingga bisa diatasi dengan baik. mengatasinya bisa menggunakan insektisida, fungsida, dan lainnya. Anda juga harus menghilangkan gulma yang menempel. Benalu yang menempel di sekitar pohon, bisa menyebabkan nutrisi tidak diserap sempurna oleh tanaman.

Intinya, Anda bisa mengendalikan dengan mananam sesuai jarak tanam, menebang tangkai yang terkena benalu, buah yang terkena penyakit, dan sebagainya. Kemudian di bakar.

Agar tidak terkena penyakit dan hama sebaiknya gunakan pestisida (sebaiknya yang organik) dan fungisida sebagai tindakan pencegahan, jangan terkena dahulu baru disembuhkan karena lebih sulit nantinya.

Untuk yang berhubungan dengan Hama gunakan PESTONA:


Untuk penyakit silahkan gunakan :



Jika Pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi, dapat digunakan pestisida kimia sesuai anjuran. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810 dosis + 5 ml (0,5 tutup)per tangki. Penyemprotan herbisida (untuk gulma) agar lebih efektif dan efisien dapat di campur Perekat Perata AERO 810, dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki.


5. Cara Memanen Buah Mangga

Pohon mangga cangkok bisa di panen setelah berumur 4 tahun, sedangkan mangga okulasi berumur 5-6 tahun. Untuk panen pertama buah yang dihasilkan sekitar 10-15 buah, di tahun 10 bisa mencapai 300-500 buah per pohonnya. Panen dilakukan sekitar bulan september-oktober. Tanda pohon sudah bisa dipanen, jika ada satu buah yang jatuh karena matang. Selain itu bisa dilihat dari perubahan warna kulit hijau tua kebiruan.

Saat proses pemanenan jangan sampai buah jatuh atau rusak. petik pada sore hari dengan menggunakan pisau tajam yang diujungnya terdapat keranjang penampung. Anda juga bisa langsung memetik memanjat di pohonnya langsung.

6. Cara Menyimpan Hasil Panen Mangga

Buah mangga yang sudah dipetik di simpan di tempat yang teduh, kering dan sejuk. Untuk pengiriman jarak jauh, bungkus mangga dengan kertas cokelat dan masukan ke dalam keranjang bambu sehingga buah tidak rusak. untuk penyimpanan bisa diklasifikasi berdasar klasifikasi dan kualitas.

7. Cara Memelihara Pohon Yang Sudah Tumbuh

Pohon yang sudah tumbuh dan berbuah, harus tetap dilakukan perawatan. Seperti proses pemupukan, pemangkasan batang setiap tahun, pendagiran (membalik tanah setelah hujan agar pantogen di dalam tanah mati) penyiangan dari hama penyakit serta rumput liar dan penyiraman rutin. Pemeliharaan harus dilakukan secara rutin, apalagi anda membudidayakan buah mangga untuk bisnis. Pemangkasan rating akan membuat produksi buah lebih banyak. Untuk pohon yang produktif bisa dilakukan pencangkokan untuk menyiapkan bibit baru.

8. Berapa Lama Pohon Mangga Dapat hidup

Pohon mangga termasuk jenis pohon tahunan, pohon ini mampu tumbuh sampai 10 tahun lebih. Semakin tua umur pohon mangga, semakin banyak produksinya. Bila kondisi pohon sudah rapuh dan tidak berbuah, lebih baik segera di potong dan ganti dengan pohon baru.

9. Cara Menggantikan Tanaman Mangga Lama Dengan Mangga Baru

Pergantian tanaman mangga lama dan mangga baru, bisa dengan proses okulasi atau pencangkokan. Jika menggunakan bibit membutuhkan waktu lama.

Okulasi / Cangkok
Okulasi atau penempelan tunas dari batang atas ke batang bawah. Pilih pohon yang buahnya berkualitas dan memiliki struktur akar kuat. Batang bawah menggunakan pohon yang berumur 9-12 bulan. Setelah proses penempelan, stump dipindahkan setelah berumur 1,5 tahun. Lebih baik okulasi dilakukan saat musim kemarau, supaya tidak cepat busuk.

10. Cara Pencangkokan Pohon Mangga

Batang yang dicangkok harus memiliki diameter 2,5 cm dari tanaman yang berumur 1 tahun. Panjang sayatan sekitar 5 cm. kemudian sayatan diberi pupuk kandang dan tanah dengan perbandingan 1:1. Bungkus dengan sabut kelapa atau plastik.

11. Membuat Bibit Baru dari Biji

Membuat bibir baru dari biji mangga, bisa dilakukan dari buah mangga yang berkualitas. Caranya sebagai berikut:

  • Ambil mangga yang sudah matang
  • Kupas biji dari selaput putihnya, sehingga menghasilkan biji bagian dalam saja.
  • Siapkan lahan untuk penyemaian, dengan mencampurkan tanam dan pupuk perbandingan 1:1
  • Lebih baik gunakan polybag untuk penyemaiannya, gunakan satu polybag maksimal untuk 2 biji.
  • Jika sudah tubuh, pindahkan ke lahan yang lebih luas atau ke pot yang besar.

Menanam buah mangga memang membutuhkan ketelatenan, apalagi anda ingin menghasilkan buah yang banyak. proses penanaman sampai pohon siap di panen membutuhkan waktu lama. Lakukan perawatan secara rutin, sehingga menghasilkan pohon mangga yang berkualitas. Sekian artikel tentang cara menanam mangga. Semoga bisa memberikan informasi yang bermanfaat buat anda.

Disclaimer: bila ada pertanyaan kirim ke sealkazz.mizzu@gmail.com
Disqus Comments